Friday, December 31, 2010

Islamnya Hitler & Meninggal Di Indonesia (3)


by azzaam

Rute Pelarian Hitler Dalam Tulisan Steno

SETELAH menerima buku catatan harian dr. Poch dari Ny. S, Sosrohusodo bingung ketika harus menerjemahkan bagian yang ditulis dengan huruf steno. Dia bertanya ke beberapa orang yang mengerti soal stenografi. Namun, mereka kurang paham karena model steno itu jarang dipakai pada masa sekarang.

Akhirnya saya menyurati penerbit buku steno di Jerman, minta bantuan mereka. Selang beberapa waktu kemudian datang jawaban, steno yang contohnya saya kirimkan itu merupakan stenografi Jerman yang sudah ’kuno’. Namanya sistem Gabelsberger dan sudah lebih dari 60 tahun tidak dipakai lagi,” tutur Sosrohusodo.

Meski demikan, pihak penerbit berjanji akan mencarikan orang yang ahli steno Gabelsberger. Ternyata penerbit itu menepati janjinya, dengan mengirimkan terjemahan steno itu ke dalam bahasa Jerman. Lalu Sosro menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.

Judul catatan itu kurang lebih “Keterangan Singkat tentang Pengejaran Perorangan oleh Sekutu dan Penguasa Setempat pada Tahun 1946 di Salzburg“. Salzburg adalah nama kota di Austria. Di dalam catatan itu antara lain tertulis, “Kami berdua, istri saya dan saya, pada tahun 1945 di Salzburg“.

Memang tidak secara jelas diterangkan identitas “kami berdua” dalam catatan tersebut. Akan tetapi, yang jelas tersirat mereka berdua berada dalam ancaman. Antara lain dikejar-kejar oleh CIC (Dinas Rahasia AS). “Pokoknya catatan itu menggambarkan penderitaan orang yang diburu pihak keamanan,” tutur Sosrohusodo.

Selain itu, terdapat pula abjad yang ditulis dengan huruf besar secara mencolok. Kalau diurutkan, kemungkinan merupakan rute pelarian keduanya. Huruf-huruf itu adalah B, S, G, J, B, S, R. Menurut Sosro, cara menyingkat tulisan seperti itu merupakan kebiasaan Hitler dalam membuat catatan. ”Kebiasaan ini ditemukan pula dalam literatur lain yang saya baca,” ujarnya.

Lalu dia menerjemahkan dan mengaitkannya dengan kemungkinan rute pelarian Hitler. Kedua insan itu memulai pelariannya dari B yang berarti Berlin, lalu S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Beograd), S (Sarajevo), dan R (Roma). Roma, menurut dia, sebagai kota terakhir di Eropa yang menjadi tempat pelarian kedua orang itu. Setelah itu, mereka keluar dari benua tersebut menuju sebuah tempat bernama Pulau Sumbawa.

Sosro membacakan hasil terjemahan dari catatan harian itu, ”Pada hari pertama di bulan Desember, kami harus pergi ke R untuk menerima surat paspor yang kemudian berhasil membawa kami meninggalkan Eropa”. Keterangan ini sesuai dengan data pada paspor dr. Poch yang menyebutkan, paspor bernomor 2624/51 diberikan di Rom (tanpa huruf akhir a). Pada catatan buku itu nama Dragnovic dikaitkan dengan Roma.

Sosro kembali memperlihatkan majalah Zaman edisi 14 Mei 1984 ketika membahas tentang Berlin dan Salzburg. Menurut dia, sejarah mencatat peristiwa jatuhnya pesawat yang membawa surat-surat rahasia Hitler di sekitar Jerman Timur tahun 1945. Kenyataan ini menjadi petunjuk tentang rute pelarian mereka

Tentang pelarian Hitler, Sosrohusodo menyimpan kisah yang didengar dari masyarakat tempatnya bertugas di Sumbawa. Masyarakat di sana bercerita, pada suatu ketika mereka melihat munculnya kapal selam dari laut yang disusul dengan pendaratan sebuah wahana yang berbentuk bulat.

Saya mendengar cerita ini dari mulut ke mulut. Saya jadi bertanya-tanya, apakah ini ada kaitan dengan kemungkinan larinya Hitler menggunakan kapal selam dari Eropa ke perairan Sumbawa? Tidak begitu jelas. Tapi juga bukan sesuatu yang tidak mungkin,” katanya.

Sosro sangat yakin, orang sebesar dan sepenting Hitler memiliki pengikut setia. Mustahil jika mereka tidak memiliki strategi penyelamatan atas pimpinan tertingginya. Apalagi kemudian diketahui beberapa dugaan terdahulu tentang akhir hidup Hitler, belum ada satu pun yang pasti.

Jadi, bukan sesuatu yang tidak mungkin jika pengikutnya memilih Pulau Sumbawa di Indonesia. Sebab saat itu Indonesia boleh dibilang sebagai wilayah yang masih terbuka untuk dijadikan tempat persembunyian. Lokasi Pulau Sumbawa juga begitu jauh dari Benua Eropa,” ujarnya beralasan.

Sosro pun bercerita tentang pengakuan Nyonya S berkaitan dengan hal itu. Suatu hari suaminya mencukur kumisnya mirip dengan kumis Hitler, kemudian S mempertanyakan kemiripan kumisnya itu dengan kumis Hitler. Poch malah mengiyakan bahwa dirinya adalah Hitler. “Tapi jangan bilang sama siapa-siapa,” begitu Sosro mengutip ucapan Nyonya S.

Sosrohusodo mungkin termasuk orang yang teguh memegang amanah. Hal itu terbukti ketika dia menutup rapat-rapat kepanjangan nama Nyonya S. Dia hanya memberi pintu masuk menuju identitas lengkapnya dalam bentuk foto-foto dan nama tempat Babakan Ciamis.

Setidaknya terdapat dua foto yang menunjukkan hubungan suami istri antara Ny. S dan Poch. Foto yang dibuat di Sumbawa itu disebut Sosro sebagai foto saat keduanya melangsungkan pernikahan di pendopo kabupaten. Penggunaan pendopo sebagai tempat hajatan menunjukkan posisi Poch yang dihormati di kalangan masyarakat setempat.

Pada foto itu terlihat Poch sudah semakin tua, bersetelan jas yang agak kebesaran, kemeja putih berdasi, dan berkacamata. Sementara S mengenakan kebaya putih, berkain batik, dan sanggul beruntai bunga yang jatuh di dada kanannya. Tangan kanannya memegang kipas. Mereka diabadikan dalam posisi berdiri.

Sementara pada foto yang satu lagi, Poch dan S duduk di kursi. Sementara di belakang mereka berdiri tiga pria. Jika senyum tampak tersungging di bibir S, maka di kedua foto itu wajah Poch begitu dingin. Menjelang pernikahan itulah, kata Sosro, konon Poch pindah agama menjadi seorang Muslim. Dia berganti nama menjadi Djamaluddin. Kemudian mereka pindah ke Surabaya.

Namun nama barunya sebagai seorang mualaf itu tampaknya tidak digunakan. Hal itu bisa dilihat pada makam Poch di Pemakaman Umum Ngagel Utara, Jalan Bung Tomo, Surabaya. Pada batu nisannya tertulis nama G. A. Poch. Belakangan saya baru tahu G.A. adalah kependekan dari Georg (tanpa ”e”) Anton.

[Sumber tulisan koran Pikiran Rakyat]

Islamnya Hitler & Meninggal Di Indonesia. (2)


by azzaam
Tulisan Di Majalah 'Zaman'

PERJUMPAAN Sosrohusodo dengan “Hitler” diwarnai berbagai kebetulan.

Kebetulan pertama, ketika dia bertugas di Kapal Hope.
Kebetulan kedua terjadi pada tahun 1981.

Setelah lebih dari 21 tahun, pengalaman bertemu dengan Poch terekam dalam benaknya dan dicatat pada buku hariannya, seorang keponakannya datang berkunjung ke Bandung dan memperlihatkan majalah Zaman edisi No. 15 Januari 1980. Pada majalah tersebut terdapat sebuah artikel yang ditulis Heinz Linge, bekas orang dekat Hitler, berjudul “Cerita Nyata Hari Terakhir Seorang Diktator”.

Tulisan tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria. Sambil memperlihatkan majalah Zaman, Sosro menerangkan, dalam tulisan itu Linge menceritakan tentang peristiwa bunuh diri Hitler dan Eva Braun. Kemudian menerangkan tentang kondisi fisik Hitler saat itu.

Beberapa alinea dalam tulisan itu membuat jantung saya berdetak keras, seperti menyadarkan saya kembali. Sebab di situ ada ciri-ciri Hitler yang juga saya temukan pada diri si dokter tua Jerman. Apalagi setelah saya membaca buku biografi Hitler. Semuanya ada kesamaan,” ucap ayah empat anak ini.

Heinz Linge menulis, “Beberapa orang di Jerman mengetahui bahwa F├╝hrer sejak saat itu kalau berjalan maka dia menyeret kakinya, yaitu kaki kiri. Penglihatannya pun sudah mulai kurang terang serta rambutnya hampir sama sekali tidak tumbuh. Kemudian, ketika perang semakin menghebat dan Jerman mulai terdesak, Hitler mulai menderita penyakit kejang urat“.

Di samping itu, tangan kirinya pun mulai gemetar pada waktu kira-kira pertempuran di Stalingrad tidak membawa keberuntungan bagi tentara Jerman, dan ia mendapat kesukaran untuk mengatasi tangannya yang gemetar itu. Pada akhir artikel, Linge menulis, ”Tetapi aku bersyukur bahwa mayat dan kuburan Hitler tidak pernah ditemukan”.

Semangat untuk mengungkap misteri Poch semakin menggebu di dada Sosrohusodo.

Buku Harian Misterius Tentang Kisah Pelarian Nazi

SOSROHUSODO menemukan data menarik dalam buku harian berukuran saku milik Poch. Dalam buku lusuh tersebut ditemukan ratusan alamat orang asing yang tinggal di berbagai negara di dunia. Di berbagai halamannya terdapat coretan tangan yang sulit dibaca. Di bagian lainnya terdapat tulisan steno. Semuanya berbahasa Jerman.

Lihat ini catatannya. Buku ini banyak berbicara dalam upaya pengungkapan sosok misterius Poch. Memang tidak mudah, tetapi saya tertantang. Mungkin ini hanya soal waktu,” kata Sosro sambil membuka halaman-halaman buku kecil itu.

Memang tidak ada identitas jelas pemilik buku itu. Hanya, ada beberapa kode terdiri atas angka-angka yang tidak jelas maknanya. Pada sampul depan bagian dalam, tertulis kode J.R. KePaD No. 35637 dan 35638, dengan masing-masing nomor ditandai lambang biologis laki-laki dan perempuan. “Ini memperkuat dugaan saya, buku itu milik kedua orang yang saya yakini sebagai Hitler dan Eva Braun. Mereka menutup identitasnya rapat-rapat, tetapi tetap ada celah yang menuntun pada kenyataan sebenarnya,” tuturnya.

Sementara nama-nama negara yang tertulis dalam buku itu antara lain Pakistan, Tibet, Argentina, Afrika Selatan, dan Italia. Di salah satu halamannya terdapat tulisan yang dalam bahasa Indonesia berarti “Organisasi Pelarian. Tuan Oppenheim pengganti Ny. Kruger. Roma Sardegna 79a/1. Ongkos-ongkos untuk perjalanan ke Amerika Selatan (Argentina)“.

Lalu, ada satu nama dalam buku saku tersebut yang sering disebut-sebut dalam sejarah pelarian orang-orang Nazi, yaitu Prof. Dr. Draganowitch, atau ditulis pula Draganovic. Di bawah nama Draganovic tertulis Delegation Argentina da Imigration Europa – Genua Val Albaro 38. Secara terpisah, di bawahnya lagi tertera tulisan Vatikan. Di halaman lain disebutkan, Draganovic Kroasia, Roma via Tomacelli 132.

Sosro kemudian memperlihatkan majalah Intisari terbitan Oktober 1983, yang memuat sosok Klaus Barbie alias Klaus Altmann, bekas anggota polisi rahasia Jerman zaman Nazi. Di situ tertulis satu alamat Val Albaro. Disebutkan pula bahwa Draganovic memang memiliki hubungan dekat dengan Vatikan Roma. Profesor inilah yang membantu pelarian Klaus Barbie dari Jerman ke Argentina. Pada 1983, Klaus diekstradisi dari Bolivia ke Prancis, negara yang menjatuhkan hukuman mati terhadapnya pada 1947.

Masih banyak alamat dalam buku ini yang belum seluruhnya saya ketahui relevansinya dengan gerakan Nazi. Saya juga sangat berhati-hati tentang hal ini, sebab menyangkut negara-negara lain. Saya masih harus bekerja keras menemukan semuanya. Saya yakin kalau nama-nama yang tertera dalam buku kecil ini adalah para pelarian Nazi,” katanya.

Bersambung..

Islamnya Hitler & Meninggal Di Indonesia (1)


by azzaam

Sosok dr Poch Yang Misterius.

TEKA-TEKI kematian diktator Jerman Adolf Hitler, kembali jadi perbincangan hangat. Koran The Daily Telegraph pada 28 September 2009 menurunkan satu laporan, tengkorak yang selama ini diduga milik Hitler dan disimpan di Rusia ternyata, bukanlah tengkorak tokoh tersebut. Dalam Program History Channel Documentary, koran yang terbit di Inggris itu menjelaskan, tengkorak tersebut merupakan tengkorak perempuan yang meninggal di bawah usia 40 tahun.

Dengan informasi ini, semakin terbuka munculnya spekulasi seputar kematian tokoh Perang Dunia II tersebut. Selama ini, sebagian masyarakat dunia meyakini pemimpin Nazi (Nationalsozialismus) Jerman tersebut, tewas bunuh diri di salah satu bunker di Berlin pada 30 April 1945 bersama kekasihnya Eva Braun. Ketika itu usia Hitler 56 tahun. Sebagian lagi beranggapan, Hitler berhasil melarikan diri bersama Eva Braun, kemudian menghabiskan masa tuanya di Brasil, Argentina, atau wilayah lainnya di Amerika Selatan.

Masing-masing pihak mengemukakan berbagai argumen yang memperkuat dugaan mereka. Sejumlah dokumen diungkapkan dan para saksi pun berbicara. Selain versi yang sudah lama dikenal dunia, terdapat versi Indonesia yang boleh jadi merupakan versi terbaru. Dalam versi itu dijelaskan tentang kemungkinan Hitler melarikan diri ke Indonesia dan meninggal di Surabaya. Dugaan ini didasarkan pada penuturan seorang dokter warga Bandung, Sosrohusodo.

Sosro adalah dokter lulusan Universitas Indonesia. Dia menuliskan pendapatnya pada satu artikel di Pikiran Rakyat pada 1983. Kemudian pada 1994 saya bertemu dengan Sosrohusodo. Hasil wawancara itu dimuat Pikiran Rakyat pada 24 Februari 1994 dalam bentuk artikel yang cukup panjang. Artikel itulah yang kemudian wara-wiri di dunia maya belakangan ini. Pertemuan dengan Sosrohusodo ketika itu dilakukan atas permintaannya.

Saya ini sudah tua. Akan tetapi, saya masih memiliki satu beban besar yang hingga kini belum terungkap, yaitu mengenai diktator Jerman Adolf Hitler,” katanya, saat berbincang di rumahnya Jln. Setiabudhi seberang kampus UPI Bandung. Rumahnya tidak begitu besar, tetapi halamannya cukup luas. Raut gelisah terlihat di wajah Sosrohusodo.

Dia pun memperlihatkan setumpuk dokumen yang tampak lusuh. Diikat dengan beberapa belit benang. Antara lain berisi foto-foto lama, yang memperlihatkan seorang lelaki dan perempuan bule warga negara Jerman, paspor, dan buku harian dengan tulisan steno. Terdapat pula foto seorang wanita Sunda, yang disebutnya sebagai sumber amat penting dan memperkuat teorinya itu.

Lelaki dalam foto-foto itu bernama dr. Poch, pemimpin salah satu rumah sakit umum di Pulau Sumbawa Besar. Sosro sempat bertemu langsung beberapa kali dengan Poch, saat bertugas sebagai tenaga kesehatan di kapal Hope yang dijadikan rumah sakit pada 1960.

Melalui perbincangan tentang masa lalunya dan ciri-ciri fisik, saya semakin yakin Poch bukan orang sembarangan. Saya curiga dialah Adolf Hitler yang misterius itu. Apalagi, dia ditemani seorang perempuan yang menurut saya wajahnya mirip Eva Braun, kekasihnya. Akan tetapi, keyakinan ini saya pendam sangat lama. Hingga saya selesai bertugas di kapal Hope, rasa penasaran itu belum terjawab,” kata pria kelahiran Gundih Jawa Tengah, yang saat itu berusia 63 tahun.

Kaki Kiri dr Poch Tidak Normal

Keyakinan dan sekaligus rasa penasaran Sosrohusodo muncul kembali, setelah lebih dari dua puluh tahun kemudian dia menemukan informasi-informasi baru. Maka dia pun melakukan rekonstruksi pengalamannya, membuka kembali catatan-catatan, dan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Sosro benar-benar tertantang untuk mengungkap misteri dr. Poch. Saat itu, dia memperlihatkan sejumlah tulisan yang dibuatnya seperti diktat.

Dari perjumpaannya dengan Poch, Sosro mengetahui kaki kiri dokter tersebut tidak normal. Jika berjalan harus diseret. Sementara tangan kirinya selalu gemetar. Kumisnya dipotong pendek dan hanya tersisa di tengah. Persis seperti yang ditirukan komedian terkenal Charlie Chaplin. Tidak tersisa rambut di kepalanya alias plontos. Jika benar Poch adalah Hitler, pada saat bertemu Sosro dia berusia 71 tahun. Sebab, Hitler lahir pada 1889.

”Saya kira usianya seperti itu, sesuai dengan penampilan fisiknya. Saya ingat betul kondisi fisiknya, karena bukan hanya sekali bertemu dengannya dan berbicara tentang hal itu,” kata Sosro.

Hal lain yang membuatnya heran, ternyata Poch tidak memiliki ijazah kedokteran, tidak memiliki lisensi apa pun di bidang kesehatan. Akan tetapi, ternyata dia bisa memimpin satu rumah sakit. Sehari-hari Poch sering membungkus tubuhnya dengan seragam putih, pakaian khas dunia kedokteran. Sebagai seorang dokter, Sosro pernah memancing Poch dengan percakapan soal kesehatan.

Poch ternyata tidak menguasai dunia medis, saya tahu itu. Dari pembicaraannya, dia tidak mengerti soal kedokteran. Ini makin misterius saja. Lalu siapa yang mengangkatnya menjadi pemimpin rumah sakit tersebut. Tentu tidak sembarang orang bisa menjadi pimpinan salah satu lembaga penting seperti itu,” kata Sosro.

Pada satu kesempatan berkunjung ke kediaman Poch, banyak hal dikemukakan dokter tua tersebut yang justru memperkuat dugaan Sosro. Misalnya saat ditanya tentang pemerintahan Hitler, Poch secara terang-terangan memujinya. Dia juga menolak anggapan terjadinya pembantaian besar-besaran terhadap orang Yahudi di Kamp Auschwicz. Padahal, dalam sejarah dunia kamp yang satu ini merupakan cerita horor legendaris pada masa kejayaan Nazi.

Poch juga mengaku tidak tahu-menahu, ketika ditanya tentang kematian Adolf Hitler pada 1945 di Berlin. Dia hanya bercerita, keadaan saat itu benar-benar kacau-balau dan setiap orang berusaha untuk menyelamatkan diri. Poch seperti menghindar jika ditanya terlalu jauh soal sosok Hitler dan sepak terjang Nazi. Hampir sepanjang perbincangan berlangsung, lelaki tua yang gemar memotret itu mengeluhkan tentang tangan kirinya yang gemetar.

Sosro kemudian meminta izin untuk memeriksa saraf ulnarisnya. Ternyata tidak ada kelainan. Demikian pula dengan tenggorokannya sehat-sehat saja. Saat itu, Sosro menyimpulkan kemungkinan “Hitler” hanya menderita parkinson, berkaitan dengan usianya yang lanjut. Lalu Sosro berasumsi, kemungkinan penyakit itu muncul karena trauma psikis.

Dugaan saya langsung diiyakan Poch. Saya kaget juga. Akan tetapi, ketika saya tanya lebih jauh sejak kapan penyakit itu menghinggapinya, Poch malah bertanya kepada istrinya dalam bahasa Jerman.Ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan bahwa kau memukuli meja berkali-kali.” ujar istrinya seperti ditirukan Sosro.

Siapa Goebbels? Apakah yang dimaksud adalah Joseph Goebbels, wartawan yang banyak membantu gerakan Nazi dan kemudian menjadi Menteri Propaganda pada pemerintahan Hitler? “Tidak tahu keceplosan atau bagaimana, beberapa kali istrinya memanggil Poch dengan sebutan ‘Dolf’. Apakah ini merupakan kependekan dari ‘Adolf’ atau bukan, saya tidak begitu pasti. Namun, itulah yang saya dengar langsung,” katanya.

Bersambung..

Apajadi Kalau Esok Khusrin Dilantik SUK Juga?

Besok akan wujud SUK S'ngor harqam? Apa akan jadi?

KL, 31 Dis 10: Apa akan jadi kalau pelantikan kontroversi Datuk Mohd Khusrin Munawi sebagai Setiausaha Kerajaan Negeri (SUK) esok diteruskan, dan upacara istiadat mengangkat sumpah di hadapan Sultan Selangor, dijadual diadakan 6 Januari ini berjalan lancar?

Pakar-pakar perlembagaan berhujah, upacara Khamis depan itu sebagai “tidak sah” memandangkan perlembagaan negeri menyebut bahawa upacara seumpama itu perlu dilaksanakan di hadapan Menteri Besar bukannya Sultan Selangor.

Kerajaan negeri Selangor sebelum ini menegaskan ia mempunyai kata putus dalam menentukan calon Setiausaha Kerajaan Negeri selepas Sultan Selangor memberi perkenan kepada nama yang disyorkan Putrajaya untuk melantik Khusrin. Pentadbiran Menteri Besar Tan Sri Khalid Ibrahim juga dikatakan telah mempersembahkan tiga nama untuk pertimbangan Sultan Selangor bagi mengetuai perkhidmatan negeri yang paling kaya itu.

Sedangkan Khalid menganggap pelantikan itu belum muktamad tetapi Istana Selangor menegaskan, keputusan melantik Khusrin yang akan berkuat kuasa esok adalah muktamad. Khalid yang bercadang untuk menghadap Sultan Selangor Rabu lalu tetapi terpaksa menangguhkan hasrat beliau sebab baginda bercuti sehingga awal minggu depan.

Difahamkan Datuk Ramli Mahmud yang akan bersara sebagai Setiausaha Kerajaan Negeri Mac depan juga pernah mengangkat sumpah di hadapan Sultan Sharafuddin Idris Shah pada Mac 2006 ketika negeri itu ditadbir oleh Barisan Nasional (BN). Ini kali pertama seorang Setiausaha Kerajaan Negeri dilantik selepas Pakatan Rakyat mengambil alih pentadbiran kerajaan negeri pada Mac 2008.

Peguam veteran Karpal Singh berkata, perkembangan ini boleh membawa kepada krisis perlembagaan kerana ia tidak selari dengan perlembagaan negeri.

“Sultan perlu mendapatkan nasihat perundangan daripada penasihat undang-undang negeri sebelum majlis angkat sumpah diteruskan.

“Dalam perkara-perkara macam ini, Sultan bertindak atas nasihat Eksekutif, Tuanku tidak boleh bertindak sendirian.

“Perkara yang dikhuatiri ialah jika majlis itu diadakan, ia boleh diisytihar sebagai tidak sah oleh mahkamah,” kata beliau kepada The Malaysian Insider.

Sehubungan itu kata beliau, langkah tersebut bercanggah dengan perlembagaan negeri memandangkan ia tidak tertakluk kepada Undang-undang Tubuh Selangor.

“Perlembagaan negeri tidak membenarkan perkara ini . . . tetapi saya berharap ini tidak berlaku, itu sebabnya Sultan perlu berhati-hati sebelum meneruskan perkara ini,” kata beliau lagi.

Karpal juga berkata, beliau juga secara peribadi telah diminta oleh Khalid agar melihat aspek itu dari sudut kesahihan perundangan.

“Saya sebenarnya sedang lihat pada aspek perundangan sekarang. Saya diminta membantu bagi pihak Menteri Besar,” kata wakil rakyat DAP itu.

“Tindakan Sultan (menyempurnakan majlis angkat sumpah) boleh dibawa ke mahkamah,” kata Karpal.

Artikel 52(4) perlembagaan negeri Selangor menyebut bahawa Setiausaha Kerajaan Negeri perlu menyempurnakan majlis angkat sumpah kerahsiaan tugas di hadapan Menteri Besar. Tiada sebutan mengenai majlis angkat sumpah di hadapan Sultan Selangor. Dalam pada itu, pakar perlembagaan Prof A Aziz Bari juga menyifatkan majlis angkat sumpah di hadapan Sultan Selangor sebagai “amalan baru” yang tidak pernah berlaku sebelum ini.

“Pada pengetahuan dan pengalaman saya ini kali pertama majlis angkat seumpama diadakan, walaupun saya berpendapat ia hanya satu majlis rasmi semata-mata dan tidak diperlukan,” kata beliau.

Menurut beliau, tiada peruntukan dalam perlembagaan negeri Selangor yang memerlukan pegawai-pegawai kanan negeri mengangkat sumpah di hadapan Sultan. Sehubungan itu beliau juga melihat perkembangan tersebut akan membawa implikasi baru dalam politik negara ini dan kesan ke atas negeri-negeri lain.

“Ia seolah-olah sesuatu yang tidak dibolehkan mula diguna pakai dalam keadaan tertentu, macam Speaker DUN tiada kuasa mengambil tindakan ke atas ahli dewan sebagaimana disaksikan di Perak dulu, tetapi di Parlimen Speaker dikatakan boleh,” katanya yang melahirkan rasa hairan dengan perkembangan semasa.

Setiausaha Sulit kepada Menteri Besar Selangor Faekah Husin mengesahkan Pejabat Menteri Besar menerima jemputan majlis angkat sumpah tiga hari lalu.

“Surat undangan diterima dua tiga hari yang lalu,” kata beliau ketika dihubungi, yang turut mengesahkan majlis angkat sumpah kerahsian tugas perlu disempurnakan oleh seseorang Setiausaha Kerajaan Negeri di hadapan Menteri Besar.

Khalid juga membayangkan beliau tidak akan menerima Khusrin sebagai Setiausaha Kerajaan Negeri yang baru. “Itu peruntukan dalam perlembagaan negeri,” katanya lagi.

Ketika majlis solat hajat di kediamannya di Shah Alam malam tadi, Menteri Besar Selangor menekankan, beliau ada opsyen untuk tidak menerima Khusrin dengan tidak memberikan persetujuan bagi majlis angkat kerahsiaan.

“Jika Khusrin tidak mengangkat sumpah kerahsiaan di hadapan Menteri Besar, maka beliau tidak boleh menyempurnakan tugas sebagai Setiausaha Kerajaan Negeri sepenuhnya.

“Beliau tidak boleh hadir mesyuarat Exco Kerajaan Negeri atau ada kuasa untuk akses dokumen-dokumen rahsia kerajaan. Sudah pasti beliau akan bertindak sebagai Setiausaha Kerajaan Negeri atas nama bukan dari segi tugas dan tanggungjawab.

“Menteri Besar membayangkan ini opsyen yang Selangor ada, tidak membenarkan Setiausaha Kerajaan Negeri angkat sumpah,” kata Ahli Parlimen Shah Alam Khalid Samad kepada The Malaysian Insider hari ini.

Beliau antara mereka yang hadir pada majlis malam tadi di mana Menteri Besar Selangor membuat kenyataan terbuka buat kali pertama. Kelmarin, kerajaan negeri Selangor menyangkal dakwaan Setiausaha Sulit Sultan Selangor, Datuk Mohamad Munir Bani, bahawa ia lewat menghantar senarai calon untuk mengisi jawatan Setiausaha Kerajaan Negeri.

Faekah berkata tidak ada peruntukan yang menyatakan bahawa pelantikan Setiausaha Kerajaan Negeri perlu dibuat dalam tempoh masa tertentu. Beliau berkata, kerajaan negeri mengadakan proses pemilihan bagi jawatan tersebut pada 27 November lepas dengan menubuhkan sebuah panel temu duga sejajar dengan nota amalan.

“Panel Pemilihan telah menyenarai pendek calon-calon (bagi mengisi jawatan Setiausaha Kerajaan) dan Menteri Besar pada 17 Disember lepas mempersembahkan nama-nama tersebut untuk pertimbangan Sultan Selangor.

“Meskipun penubuhan panel ini bukanlan satu kemestian, Kerajaan Selangor mahu menyemai satu tatacara yang baik yang mana pelantikan jawatan tinggi perlu melalui proses telus, bebas dan bertanggungjawab.

“Menteri Besar tidak mahu menggunakan kuasa penentu untuk memilih pegawai tinggi kerajaan,” kata Faekah.

Khalid sebelum ini dilaporkan berkata pelantikan Khusrin, Pengarah Jabatan Agama Islam Selangor (Jais), sebagai Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor yang baru belum muktamad kerana beliau tidak pernah dimaklumkan mengenainya. Kenyataan itu dikeluarkan ekoran pengumuman pelantikan Khusrin sebagai Setiausaha Kerajaan Negeri berkuat kuasa esok oleh Ketua Setiausaha Negara Tan Sri Mohd Sidek Hassan. (AK)

Sebelum ini...

E-Buku IH-19: Sejarah & Pemikiran Fadzil Pres/PAS Ke 6

E-Buku IH-19: Sejarah & Pemikiran Ustaz Fadzil Presiden PAS Ke 6

Gay: JAKIM Tiada Kuasa? Siapa Yang Kuasa?



KL, 31 Dis 10: Ketua Pengarah Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) Datuk Wan Mohamad Sheikh Abdul Aziz menjelaskan pihaknya tidak ada kuasa untuk mengambil tindakan undang-undang terhadap seorang lelaki Melayu beragama Islam yang membuat pendedahan berani dalam laman YouTube bahawa dirinya seorang “gay”.

Lelaki tersebut, berusia 32 tahun yang dikenali sebagai Awan Ismail dan bekerja sebagai jurutera selain penyair dan penulis, dalam pengakuannya mendakwa dia rela membuat pengakuan terbuka seumpama itu kerana percaya seseorang itu perlu mengenali siapa dirinya yang sebenar dan berhak memberitahunya kepada orang lain.

Wan Mohamad berkata, Jakim hanya boleh mengambil langkah-langkah pencegahan bagi membendung budaya “gay” dan tidak mempunyai kuasa mengambil sebarang tindakan undang-undang terhadap lelaki itu.

Sebaliknya, Wan Mohamad berkata agensi-agensi penguat kuasa lain mempunyai kuasa untuk mengambil tindakan ke atas individu-individu berkenaan.

“Untuk ambil tindakan undang-undang Jakim tiada kuasa, yang boleh ambil tindakan undang-undang adalah agensi penguatkuasaan seperti pihak berkuasa agama negeri dan juga polis.

“Jakim bukan agensi penguat kuasa dalam kes ini, kita hanya boleh ambil langkah untuk menyekat budaya ini dengan bekerjasama kepada Suruhanjaya Komunikasi Multimedia Malaysia dan agensi-agensi lain yang berkaitan,” katanya.

Komen Weblog Ibnu Hasyim: Islam tidak berkuasa dinegara umatnya sendiri, walaupun dalam perlembagaannya tercatat 'agama persekutuan'. BN pun tak kuasa? Jadi siapa yang kuasa? Macam-macam dalih dan helah.. huh, negara Islam apa ni? Malu le...

Ada kaitan..

2013 Pesawat N-219 Indonesia Diluncurkan

N-219 Generasi terbaru pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia
N-219 Generasi terbaru pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia

Saat ini, penerbangan perintis di beberapa wilayah Nusantara seperti Papua masih menggunakan pesawat-pesawat produksi lama, seperti Twin Otter. Beberapa unit yang ada telah tidak layak pakai sehingga diperlukan pesawat yang lebih modern. Karenanya, sejak tahun 2006, PT Dirgantara Indonesia mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 orang untuk menggantikan peran pesawat perintis yang ada sekarang. Saat ini, uji aerodinamika pesawat tersebut telah dituntaskan.

“Pengembangan pesawat jenis ini biasanya memakan waktu 3 tahun. Namun, kita mungkin akan selesaikan 2-2,5 tahun,” kata Andi Alisjahbana, Direktur Aerostruktur PT Dirgantara Indonesia, Selasa (28/12/2010) di Jakarta. Jadi, tahun 2013, pesawat mungkin sudah bisa diluncurkan.

Agar tidak mengalami kegagalan seperti pesawat CN 250, pihak PTDI akan memproduksi pesawat berdasarkan order. “Kami akan buat 25 unit dulu nantinya. Kami akan mengupayakan seluruhnya terjual dahulu,” kata Andi.

Pembuatan sejumlah unit memerlukan dana sekitar Rp 1 triliun. Jumlah ini menurut Andi cukup minim untuk membuat pesawat. Ia menargetkan, sejumlah pesawat akan dibeli oleh pemerintah daerah. Andi juga mengatakan, spesifikasi pesawat N219 dirancang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Pesawat ini mampu mendarat di landasan yang pendek sehingga bisa diaplikasikan di wilayah terpencil dengan lahan terbatas.

“Pesawat ini juga dirancang bisa membawa bahan bakar tambahan. Kita menyadari bahwa tidak setiap daerah memiliki tempat pengisian bahan bakar,” demikian Andi mengungkapkan kelebihan pesawat N219.

Sementara itu, Budi Santoso selaku Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia mengatakan bahwa pengembangan pesawat ini didasarkan pada karakteristik geografis Indonesia. “Kondisi geografis kita berbeda dengan negara lain. Kita harus punya solusi sendiri,” katanya. Bagi Budi, pengembangan pesawat kecil yang mampu menjangkau wilayah terpencil sangat pas. “Banyak wilayah Indonesia yang tak mudah dijangkau dengan transportasi darat. Pesawat perintis bisa menjadi solusi,” paparnya.

Pesawat N219 memiliki potensi besar untuk dipasarkan ke daerah-daerah seperti Sumatera dan Papua. Pesawat ini juga ditargetkan bisa dipasarkan ke negara lain yang masih membutuhkan, misalnya negara-negara di Afrika. (Surya.co.id)

Khusrin Perlu Faham, Beliau Tiada Dlm Senarai -MB S'ngor

SHAH ALAM, 31 Dis 10: "Datuk Khusrin perlu faham-faham sendiri, nama beliau tidak ada dalam senarai jemputan sebagai SUK," Sindir Menteri Besar Selangor, Tan Sri Abdul Khalid Ibrahim ketika mengakhiri ucapan. Kerana sudah menjadi amalan, sesiapa pun tidak akan hadir sesuatu majlis walimatul-urus jika tidak mendapat undangan hadir kenduri berkenaan.

Sebelumnya, Menteri Besar Selangor itu, menegaskan, keutamaan beliau sekarang adalah untuk mengembalikan sepenuhnya kuasa mentadbir negeri kepada kuasa yang dipilih rakyat. Abdul Khalid berkata, menjadi amalan biasa sebelum ini pelantikan Setiausaha Kerajaan (SUK) terlebih dahulu mendapat penerimaan Sultan dan Menteri Besar.

Tetapi menerusi isu menghapuskan kekebalan Sultan sejak 1993 oleh Umno, kuasa melantik SUK telah 'dilupuskan' daripada Sultan dan MB. Sejak itu, jelasnya, tiada lagi kuasa sultan dan MB untuk melantik Pegawai Kewangan Negeri dan Penasihat Undang-undang selain SUK.

Namun menurutnya, dalam pada itu masih terdapat satu kuasa menteri besar iaitu, setiap SUK yang ingin memulakan tugas mesti mengangkat sumpah di hadapan MB. Abdul Khalid menegaskan demikian dalam majlis solat hajat dan bacaan Yaasin yang diadakan di kediaman rasmi beliau di sini, malam tadi.

Majlis dimulakan dengan solat Maghrib berjamaah, ucapan dari MB dan Ahli Parlimen Shah Alam, Khalid Samad, solat hajat, bacaan Yaasin dan solat Isyak yang dipimpin oleh Ketua Penerangan KeAdilan, Dr Mohd Nor Manuty.

"Dalam menjalankan amanah rakyat mentadbir negeri ini, membina satu pasukan terbaik adalah keperluan utama untuk sama-sama merancang dan bertukar fikiran.

"Selain itu, SUK mestilah orang yang berpengalaman, dapat berucap dan difahami rakyat, menguasai Bahasa Inggeris dengan baik terutamanya dengan pelabur.

"Paling utama juga, beliau mestilah mempunyai rasa kemesraan tentang perjuangan rakyat, mampu menjana negeri terulung di negara ini, pembangunan dan perusahaan serta sebagai negeri maju," tegasnya.

Meskipun bagi beliau, isu ini merupakan perkara kecil sahaja dalam pengurusan namun bimbang jika disalahgunakan bukan untuk membangun tetapi meruntuhkan Negeri Selangor. Sementara itu, Khalid di dalam ucapannya berkata, Sultan sewajarnya tidak dilibatkan di dalam politik jika ingin mendapat sokongan dari keseluruhan rakyat. (AK)

Ini Antara Lukisan Hitler Dijual 42000 Euro

Salah satu lukisan karya Adolf Hitler tahun 1910 (AP Photo / Mullock's Auctioneers, ho)

TIGA lukisan cat air yang diyakini dilukis Adolf Hitler, berhasil terjual dengan harga 42.000 euro (sekitar 600 juta rupiah, dengan kurs Rp 14.500 per euro) di Jerman. Lelang dilakukan di kota Nuremberg, di mana pengadilan kejahatan perang Nazi berlangsung.

Seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC, juru lelang Herbert Weidler mengatakan, ketiga lukisan tersebut dijual kepada tiga penawar melalui telepon. Salah satu dari mereka adalah seorang warga Austria di Weissenkirchen yang membayar 24.000 euro.

Lukisan yang dengan tanda tangan Hitler itu dibuat pada 1910 hingga 1911 saat pemimpin Jerman dalam Perang Dunia II itu tinggal di Wina, ketika sedang berjuang menjadi seniman.

Weidler merasa kualitas lukisan cat air itu seperti "lukisan guru seni di sekolah pedesaan yang sudah belajar caranya melukis". "Orang lain mungkin punya pendapat lain, tetapi menurut kami, kualitas lukisan-lukisan itu agak biasa saja," kata Weidler.

Karya seni Hitler mulai dilelang dalam beberapa tahun terakhir. Hitler diyakini menghasilkan sekitar 3.400 lukisan antara tahun 1909 hingga 1945. Sejumlah orang mempertanyakan keaslian lukisan-lukisan itu.

Kalangan lain mempertanyakan moralitas pelelang karena mengambil keuntungan dari hasil karya pemimpin Nazi itu. Weidler mengaku telah menjual karya Hitler lainnya dan menurut kabar, komisi penjualan itu disumbangkan ke sebuah museum Yahudi. hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews
BERITA TERKAIT
Lihat sebelum ini di IH..

Menteri Rogol Amah, Dato Seri Rais Yatim?



Dato Seri Rais Yatim dituduh rogol amah Indonesia? Lihat berita ini..

Rogol Amah : Nah!! Nama Menteri itu terpapar dalam laporan ini..

Mungkin ramai yang telah membaca dokumen ini tapi tidak menyedari dalam dokumen yang ketiga biarpun ianya cuba disembunyikan dengan dakwat hitam.. tapi masih boleh dilihat jika image dokumen itu dibesarkan..(dah aku besarkan kat bawah)

Biarpun credibility WikiLeaks boleh dipertikaikan, jika benar dakwaan rogol ini telah berlaku sedikit sebanyak ianya akan menjejaskan hubungan dua hala antara Malaysia dan Indonesia.. namun begitu secara amnya kita tidak boleh mempraktikan undang-undang yang berbeza untuk golongan yang berbeza iaitu satu untuk pemimpin dan satu lagi untuk rakyat.

Siapa saja yang dituduh mesti dibawa kemuka pengadilan bagi menghadapi perbicaraan mengikut lunas undang-undang, apatah lagi kali ini yang didakwa melakukan jenayah itu adalah adalah seorang pemimpin yang telah mendapat mandat dari rakyat.
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Nampak tak?? terpapar nama DATUK SERI UTAMA .... ..... disitu..
Kalau tak nampak jugak.. kilik kat (SINI)


Berita mengenai seorang menteri senior yang merogol amahnya semakin hangat diperkatakan. Kini nama menteri yang dimaksudkan juga sudah didedahkan. Maka tugas kerajaan sudah semakin mudah. Arahkan ataupun paksa ini menteri bernafsu kuda untuk meletak jawatan.


Artikel lalu yang mendedahkan dokumen penyiasatan kes ini ada disiarkan di blog ini, rujuk sini Dokumen siasatan kes rogol menteri, dari salah satu dokumen yang dihitamkan nama pelaku rogol itu terdapat kebocoran yang menunjukkan siapakah menteri yang dimaksudkan.


Teka teki sudah terjawab, namun menteri ini masih mampu tersenyum dan goyang kaki di rumah kerana mendapat perlindungan dari PM dahulu dan sekarang. Kalau kena tangkap mau kena 20 tahun penjara jika sabit kesalahan. Nasib baik dia menteri Barisan Nasional, maka selamatlah dia.


Komen Weblog Ibnu Hasyim: Pihak berwajib, sila jawab atau jelaskan. Rakyat ingin tahu dan ingin melihat keadilan wujud.

Sebelum ini..

DUN S'ngor Akan Bubar -Khalid Samad

NONEKL 30 Dis 10: Ahli parlimen Shah Alam Khalid Samad mendakwa kerajaan persekutuan cuba membubarkan DUN Selangor melalui pelantikan Datuk Mohd Khusrin Munawi sebagai setiausaha kerajaan (SUK).

Khalid berkata, Khusrin yang merupakan bekas setiausaha sulit kepada menteri besar sebelum ini Tan Sri Muhammad Mohd Taib, terhutang budi kepada perdana menteri Datuk Seri Datuk Najib Razak dan bukannya kepada negeri itu.

Bercakap dalam satu sidang akhbar di pejabatnya, Beliau mendakwa, Najib pula berniat untuk mewujudkan kekacauan di negeri itu dan memaksa pembubaran DUN.Kebimbangan yang disuarakan Khalid itu timbul berikutan desas-desus berhubung langkah Selangor dan negeri-negeri dikuasai Pakatan Rakyat untuk tidak membubarkan DUN sekiranya Najib mahu mengadakan pilihan raya mengejut.

NONEKhalid juga mendakwa SUK negeri Perak sebelum ini memainkan peranan utama dalam menumbangkan pentadbiran Pakatan di negeri itu pada awal 2009.

Beliau bimbang keadaan sama akan berlaku di Selangor ekoran pelantikan Khusrin ke jawatan tersebut memandangkan bekas pengarah Jabatan Agama Islam itu lemah dari segi kelayakan.

Khalid turut mendakwa, Khusrin dilantik ke jawatan itu untuk mewujudkan masalah kepada pentadbiran negeri. (Malaysiakini)

Thursday, December 30, 2010

Hitler Mati Islam Di Indonesia 1970, Buktinya..

CATATAN SANTAI


SEBENTAR tadi kawanku menelefon dari Jakarta memberitahu, sebuah buku yang menarik. Hitler masuk Islam dan mati dalam Islam di Indonesia. Katanya. Aku pun mencari-cari maklumat mengenainya.

"Buku kontroversi kematian Hitler memang baik untuk diulas. Atas dasar itulah kira-kira buku ini dicetak untuk khalayak. " Begitu ulasan pengarangnya.
  • Buku berjudul 'Hitler Mati di Indonesia Rahasia yang terkuak'
  • Penulis: Ir KGPH Soeryo Goeritno, Msc.
  • Penerbit:Titik Media Publisher 2010.
  • 119 halaman.
Ulasan dari pengarangnya..

Bab Satu, Pendahuluan:
Buku ini ditulis untuk mengungkap misteri kematian Hitler yang sebenarnya, itulah isi dari bab pendahuluan. Buku ini memang bukan merupakan buku sejarah, tetapi sebuah buku yang mengungkapkan sisi lain dari sejarah kelam yang dialami oleh bangsa Eropa, khususnya bangsa Jerman pada masa Perang Dunia ke 11 yang penuh dengan kekejaman yang pernah terjadi pada umat manusia.

Dari sekian banyak informasi yang ada tentang kematian Hitler, tidak ada yang dapat menyebutkan secara pasti apa penyebab kematian sang diktator Nazi ini. Versi yang paling populer menyebutkan bahwa Hitler tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri dan minum racun sianida pada 30 April 1945, saat Jerman diduduki oleh Uni Soviet.

Meski sejumlah ahli sejarah ragu Hitler menembak dirinya, dan menduga hal itu hanyalah propaganda Nazi untuk menjadikan Hitler sebagai pahlawan. Namun, lubang pada potongan tengkorak itu tampak menguatkan argumen tersebut ketika tengkorak itu dipamerkan di Moskow tahun 2000. Bagaimana dan kapan Hitler meninggal sekarang ini masih diselimuti misteri.

Bab Dua, Misteri Kematian Hitler:
Pada bab ini dapat dijumpai penjelasan tentang penyebab dan kapan Hitler mati dari beberapa versi. Ada kematian versi Jerman, versi Rusia, dan versi para peneliti atau ilmuwan.

Dari sekian banyak informasi yang ada tentang kematian Hitler, tidak ada yang dapat menyebutkan secara pasti apa penyebab kematian sang diktator Nazi ini. Versi yang paling populer menyebutkan bahwa Hitler bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri dan minum racun sianida pada 30 April 1945, saat Jerman diduduki oleh Uni Soviet. Itu menurut versi Jerman, seperti yang diceritakan oleh Flegel, salah satu perawat Hitler dan petinggi Nazi lainnya saat di dalam bunker.

Dan menurut versi Rusia, yang dinyatakan oleh seorang pejabat tinggi dinas rahasia Rusia, KGB, yang mengklaim, bahwa Adolf Hitler mengakhiri hidupnya tidak dengan menembak dirinya sendiri, tetapi dengan meminum racun sianida. Seperti yang dinyatakan oleh Letnan Jenderal Vasily Khristoforov, staf arsip untuk dinas keamanan FSB Rusia, “Paramedia militer Uni Soviet kala itu telah memastikan bahwa Hitler dan Eva Braun tewas setelah minim racun sianida pada 30 April 1945.”

Dan versi kematian yang terakhir adalah menurut pendapat umum, dalam hal ini diwakili oleh para ilmuwan. Sudah lama sebenarnya para ilmuwan dan ahli sejarah menyatakan bahwa potongan tengkorak yang telah diambil dari luar bunker Hitler oleh tentara Rusia dan selama ini disimpan intelijen Soviet itu akan menjadi bukti yang meyakinkan bahwa menembak dirinya hingga tewas setelah minum pil sianida pada 30 April 1945.

Akhirnya dilakukan analisis DNA terhadap potongan tengkorak itu oleh peneliti Amerika, dan mereka menyatakan, “kami tahu tengkorak itu berhubungan dengan seorang perempuan berusia antara 20 dan 40 tahun,” kata ahli arkelogi Nick Bellantoni dari Universitas Connecticut, AS, dikutip dari Dailymail. “Tulang itu kelihatan sangat tipis, tulang tengkorak laki-laki cenderung lebih kuat. Dan persambungan di mana lempengan tengkorak itu menyatu tampak berhubungan dengan seseorang yang berusia kurang dari 40 tahun. Hitler pada April 1945 berusia 56 tahun.

Dengan adanya hasil tes DNA tersebut, berarti sejarah kematian Hitler menjadi sebuah misteri kembali, dan para ahli teori konspirasi harus memikirkan kembali kemungkinan-kemungkinan lain tentang kematian Hitler, seperti mungkin saja Hitler tidak mati dalam bunker.

Bab Tiga, Sekilas Tentang Adolf Hitler:
Mengenai masa kecil, masa remaja, sampai dengan ketika menjadi seorang diktator, dapat dilihat pada bab ini. Hitler kecil adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya dan mengenggap perilakunya yang “antisosial” sebagai sebuah kutukan. Ayahnya seorang yang keras dalam mendidik anak, sedang ibunya (Klara) sangat baik kepadanya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dari ayahnya inilah yang memberikan andil besar dalam pembentukan mental dan kejiwaan Hitler saat dewasa.

Ketika hidupnya sulit, Perang Dunia 1 pun pecah. Tanpa ragu-ragu Hitler mendaftar menjadi tentara dengan pangkat Kopral, bertugas di medan perang di barisan paling depan. Kecewa dengan kekalahan Jerman di Perang Dunia 1, Hitler pun masuk menjadi Anggota Partai Buruh yang kemudian menjadi NSDAP (National Socialistische Deutsche Arbeiter Partei). Tahun 1920, Hitler menjadi Kepala Bagian Propaganda, disinilah terlihat bakat Hitler di bidang pidato dan agitasi.

Satu tahun kemudian, 1921, akhirnya Hitler menjadi ketua partai. Akhirnya pada tahun 1962 Hitler mendapatkan wewenang mutlak dari partainya. Dan Hitler adalah seorang orator ulung,”singa podium”, ahli pidato yang bisa menghipnotis massa pendengarnya. Hitler adalah politikus handal dan berhasil membangun pencitraan yang sukses melalui propaganda.

Ia berhasil membangun opini menjadi sebuah kekuatan dahsyat yang sukses melalui propaganda. Ia berhasil membangun opini menjadi sebuah kekuatan dahsyat yang ditakuti. Ia juga berhasil membangun opini sebagai fuhrer atau pemimpin yang dapat dipercaya rakyatnya, membawa bangsanya ke puncak kejayaan.

Bab Empat, Bukti-Bukti Hitler di Indonesia:
Di dalam bab empat ini, Anda bisa jumpai penjelasan mengenai, bagaimana caranya Hitler sampai ke Indonesia, bisa menjadi WNI, dan bekerja menjadi seorang dokter di Rumah Sakit Umum Sumbawa Besar, dan sampai dengan pertemuan Hitler dengan seorang wanita sunda yang akhirnya menjadi istrinya. Juga tentang kesaksian dr Sosro Husodo saat bertemu dengan Hitler ketika di Sumbawa Besar. Dan semuanya dilengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung serta foto-foto yang akurat.

Hitler yang terkenal sangat bengis di abad ke 20, ternyata bersembunyi di Indonesia sejak tahun 1954 sampai dengan tahun 1970, yang kemudian tercium oleh Sekutu (AS, Uni Sovyet, Inggris dan Prancis) yang selanjutnya diusut oleh Pemerintah Israel yang terus-menerus mengejar para tokoh Nazi.

Pada tahun 1954 Adolf Hitler masuk ke Indonesia dengan menggunakan nama palsu, dr Poch. Pada awalnya dr Poch tinggal di Dompu lalu pindah ke Bima, selanjutnya pindah ke Kabupaten Sumbawa Besar, kemudian bekerja menjadi dokter di Rumah Sakit Umum Kabupaten Sumbawa Besar. Seluruh penduduk pulau Sumbawa Besar. Seluruh penduduk pulau Sumbawa kenal dengan dokter ini, yang di panggil “dokter Jerman”.

Salah satu peninggalan Adolf Hitler meninggal pada tanggal 15 Januari 1970 di Surabaya, yaitu buku catatan kecil berwarna cokelat ukuran 9x16 cm dengan tebal 44 cm. Buku ini mempunyai arti yang sangat besar, karena merupakan bukti otentik yang menyatakan bahwa “dr Poch” adalah dewa-Nazi Adolf Hitler.

Kemudian Hitler bertemu dengan seorang gadis bernama Sulaesih yang sedang menggembara ke Sumbawa Besar, yang akhirnya dilamar oleh Hitler. Tidak lama setelah dr Poch melamar Sulaesih, beliau memeluk agama Islam pada tahun 1964, yang disaksikan oleh Ketua Kantor Agama di Sumbawa, (tapi sayang Sulaesih lupa namanya) dan mengganti namanya menjadi Abdul Kohar. Pada tahun 1965 Hitler pun menikahinya.

Bab Lima, Hitler Mati di Indonesia:
Bab ini berisi tentang pengakuan Hitler kepada istrinya yang berasal dari Indonesia, Sulaesih, bahwa dia adalah memang Hitler yang sebenarnya, Der Fuhrer. Apa saja kegiatan Hitler sebelum dia meninggal. Di dalam bab ini juga terdapat pernyataan Stanlin, bahwa yang tewas di dalam bunker di Jerman bukanlah Hitler asli. Dan dibagian akhir ini menceritakan bagaimana akhirnya sang diktator itu meninggal di Indonesia.

Selama ini kematian Hitler memang sangat misterius, karena tidak ada saksi yang dapat menunjukkan dimana mayat Hitler ataupun mayat Eva Braun. Di Konferensi Postdam tahun 1945, Stanlin bahwa mayat Hitler dan Eva Braun tidak ditemukan. Stanlin menduga, dewa Nazi ini lolos dan melarikan diri ke Spanyol atau Amerika Latin. Dan tak berapa lama ada kabar yang mengatakan Hitler kabur menggunakan kapal selam ke sebuah pulau.

Tapi tidak ada yang tahu pulau apa dan dimana. Dunia internasional sama sekali tidak menyadarinya bahwa seorang pemimpin Nazi yang sangat kejam itu bersembunyi dengan aman di Sumbawa Besar, sampai meninggal di Surabaya dan dimakamkan di pemakaman umum muslim di Ngagel.

Bab Enam, Penutup
: Kematian Diktator Jerman, Adolf Hitler yang diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker, pada tanggal 30 April 1945 di Berlin, tetap masih dipertanyakan dan menjadi misteri. Siapa yang menyaksikan peristiwa di bunker saat Hitler bunuh diri? Tidak ada, sumber cerita tersebut hanya dari mulut ke mulut. Dan pada saat itu, walaupun tidak ada saksi dan bukti yang jelas, pihak sekutu tetap mengumumkan secara resmi bahwa Hitler dan istri, Eva Braun telah meninggal. Bukan tidak mungkin Hitler mati di Indonesia. Karena Indonesia dianggap tempat yang aman, bagi Hitler. Silahkan siapa pun untuk menemukan jawaban yang sesungguhnya.

Demikian ulasan Ir KGPH Soeryo Goeritno, Msc, penulis buku ini.. Sekian, sebagai malkluman. Terima kasih kawanku, kerana memberi maklumat. Wallahu aklam.

Ibnu Hasyim Catatan Santai
alamat e-mail: ibnuhasyim@gmail.com
30 Dis, 2010
. KL

Lihat selanjutnya..

E-Buku IH-20: Hitler, Masuk Islam & Meninggal Di Indonesia
E-Buku IH-20: Hitler, Masuk Islam & Meninggal Di Indonesia

Teresa Kok: Sisih Salib Najib Tidak Sopan?

NONE

KL 30 DIS 10: Ahli parlimen Seputeh Teresa Kok menuntut Datuk Seri Najib Razak supaya memohon maaf berhubung satu arahan daripada pejabat perdana menteri supaya membuang elemen keagamaan daripada satu majlis sambutan Krismas.

Teresa berkata arahan itu menetapkan supaya lambang salib disisihkan daripada satu majlis yang dihadiri Najib pada 25 Disember lalu. Majlis berkenaan diadakan di kediaman ketua biskop gereja Katolik Kuala Lumpur.

Arahan berkenaan juga melarang berlakunya upacara sembahyang dan nyanyian lagu-lagu pemujaan di majlis anjuran Persekutuan Kristian Malaysia (CFM) itu, kata Teresa lagi.

Teresa yang juga exco kanan kerajaan Selangor menyifatkan arahan daripada pejabat perdana menteri itu merupakan satu tindakan yang "tidak menghormati" masyarakat Kristian.

"Arahan Pejabat Perdana Menteri itu adalah satu pengkhianatan terhadap (slogan) berbilang etnik, berbilang agama 1Malaysia yang dikhutbahkan dengan penuh ghairah oleh Najib," kata Kok dalam satu kenyataan hari ini.

najib pc 091210 01Tambahnya, Najib perlu memohon maaf kepada CFM kerana "menyah-Kristiankan" majlis sambutan Krismas berkenaan dan menafikan kebebasan beragama bagi rakyat Malaysia.

“Arahan seperti itu daripada Pejabat Perdana Menteri menunjukkan betapa tidak ikhlas dan tidak sopan kelakuan Najib sebagai seorang tetamu," katanya.

Teresa juga berkata, beliau meragui sekiranya Najib tidak mengetahui bahawa pejabatnya sendiri telah mengeluarkan arahan berkenaan.

Sehubungan itu juga, beliau menggesa Najib mengeluarkan permohonan maaf secara terbuka dan mengarahkan kerajaan supaya menghormati tradisi Krismas dan hak rakyat Malaysia untuk bebas beragama.

“Saya harap Najib dan pejabatnya akan sedar bahawa ada makna mendalam bagi Krismas, melebihi Santa Claus dan salju dan makna mendalam itu perlu dihormati," katanya. (Malaysiakini)

E-Buku IH-18: 'PAS & Pemikiran Dr Mujahid'

E-Buku IH-18: 'PAS & Pemikiran Dr Mujahid'

Bab 1
Bab II
Bab III
Bab IV
Bab V
Bab VI 
Bab VII

Mahfuz Letak Jawatan, MB Kedah Tak Tahu Apa-apa?


Mahfuz letak jawatan: Saya tak tahu apa-apa, kata MB Kedah


KL 30 Dis 10: Datuk Seri Azizan Abdul Razak berkata beliau tidak tahu apa-apa kononnya Naib Presiden PAS Datuk Mahfuz Omar telah meletakkan jawatan sebagai pengerusi anak syarikat kerajaan negeri, Kedah Sato Sdn Bhd baru-baru ini.

Laporan media lewat petang semalam menyebut Mahfuz yang juga Ahli Parlimen Pokok Sena telah menghantar surat kepada pihak pengurusan syarikat itu dan juga kepada Menteri Besar Kedah. Ketika dihubungi The Malaysian Insider, Azizan berkata, pihaknya masih belum menerima sebarang maklumat berhubung keputusan Mahfuz itu.

“Saya tidak tahu apa-apa, saya juga tidak terima surat lagi.

“Saya tak dapat apa-apa maklumat mengenai (peletakan jawatan Mahfuz) itu,” kata beliau sambil meminta semua pihak jangan buat spekulasi yang bukan-bukan.

Mahfuz berkata beliau telah melepaskan jawatan Pengerusi Kedah Sato berkuat kuasa serta-merta. Katanya surat peletakan jawatan telah diserahkan kepada pihak pengurusan Kedah Sato minggu lalu yang merupakan anak syarikat Bina Darulaman Berhad (BDB).

“Tak perlu saya dedahkan sebabnya, elok pihak media bertanya sendiri kepada Kedah Sato,” katanya.

Beliau berkata memandangkan berita itu sudah tersebar sama ada melalui internet ataupun dari mulut ke mulut, beliau mengambil sikap terbuka dengan tidak menafikannya kerana tidak mahu berbohong kepada umum.

“Memang betul apa yang anda dengar. Saya tidak nafikan...,” katanya.

Ditanya beliau telah memaklumkan kepada Menteri Besar, Mahfuz berkata: “Mereka sedia maklum kenapa saya bertindak begitu kerana saya telah jelaskan dalam surat peletakan jawatan saya. Mereka ada jawapannya.”

Desas-desus tentang peletakan jawatan Mahfuz sebagai Pengerusi Kedah Sato tersebar sejak akhir-akhir ini dikatakan berpunca daripada Mahfuz yang tidak bersetuju dengan penganugerahan projek kepada pihak yang tidak mengambil bahagian dalam tender dan tidak mengikut peraturan.

Komen Weblog Ibnu Hasyim: Kata orang Kedah, sudah mula terserlah, retak-retak menunggu belah. Harap-harap bukan begitu..

Gambar Cium Julie Woon ini...



KL 30 Dis 10: Mstar Online melaporkan, pelakon dan pengacara Julie Woon, 26, menolak tuduhan kononnya dia mengamalkan hubungan sejenis lesbian berikutan penyebaran gambarnya sedang bercium dengan seorang wanita di internet.

Mengaku wanita dalam gambar tersebut adalah dirinya, pengacara 8TV Quicky itu malu dengan penyebaran gambar tersebut dan menganggap perkara tersebut tidak sepatutnya berlaku.

"Saya dapat tahu tentang gambar itu daripada rakan saya, Qi dan tak tahu siapa yang menyebarnya.

"Apa-apa pun diakui itu adalah saya dan gambar tersebut diambil ketika di zaman sekolah. Ia berlaku secara tidak langsung dan suka-suka sahaja bersama kawan-kawan wanita saya. Di sini saya ingin menegaskan yang saya bukan lesbian.

"Kerana gambar itu juga, saya sudah dicop sebagai wanita lesbian dan ramai wanita lesbian yang mula menghantar SMS kepada saya," katanya ketika dihubungi mStar Online, di sini, Rabu.

Tambah Julie, dia kesal dengan perlakuannya itu dan ia sebagai peringatan untuknya lebih berhati-hati pada masa akan datang.

"Saya pun tak tahu apa yang saya fikirkan ketika perkara itu berlaku kerana ia agak melampau walaupun ia sekadar suka-suka sahaja.

"Perkara itu membuatkan saya akan lebih berhati-hati pada masa akan datang baik dari segi pemakaian, percakapan serta cara pengambilan gambar kerana sebagai seorang selebriti, masyarakat akan melihat baik buruk saya," jelasnya.

MyMetro pula memberitakan, selepas dikecam hebat pelbagai pihak, laman blog kontroversi yang menyiarkan rakaman video pengakuan gay seorang jurutera Islam mengalah dan memadamkan klip video itu kononnya atas faktor keselamatan lelaki terbabit.

Dalam posting terbaru laman terbabit, moderator blog itu menjelaskan klip video itu dipadam kerana bimbang tindakan pihak berkuasa ke atas lelaki itu.

“Kami memutuskan untuk menurunkan video ‘Saya gay, Saya OK’ demi keselamatan kerana nyawanya (lelaki terbabit) diancam pelbagai komen dan blog dan pihak berkuasa keagamaan dilaporkan hendak mengambil tindakan ke atasnya,” kata moderator blog itu.

Bagaimanapun, dalam posting sama, moderator blog itu berkeras akan mempertahankan hak golongan yang bernafsu songsang seperti gay dan lesbian.

Sementara itu, Senat AS (18 Dis) menyetujui aturan yang membolehkan kaum gay untuk aktif dalam tentera, 31 orang anggota menolak perubahan itu, dengan alasan dapat merusak moral tentara pada saat perang. Wartawan BBC di Washington Iain Mackenzie mengatakan hasil pemungutan suara itu merupakan kemenangan besar bagi Obama.

Soalnya, mampukah kerajaan dan rakyat Malaysia bertahan dari serangan krisis moral seperti gay dan lesbian ini? Mampukah bertahan dengan sistem pembelajaran, media dan perundangan yang ada? Perlukah dikaji balik dan dilaksanakan Islam secara keseluruham seperti yang termaktub dalam Perlembagaan Persekutuan?

Dr Mujahid Mahu Ubah Konsep Kepimpinan Ulama?

Dr Mujahid dalam suatu majlis penerangan...

Dewan Ulama PAS Kedah Tolak Buku Tulisan Mujahid

ALOR SETAR: Dewan Ulama PAS Kedah menolak buku bertajuk "Menuju PAS Baru" tulisan Pengerusi Lajnah Perpaduan Nasional PAS, Dr Mujahid Yusuf Rawa, yang antara lainnya mahu mengubah konsep kepimpinan ulama dalam parti itu dan bahawa PAS perlu berpijak di bumi nyata dan harus "dinasionalkan".

Naib Ketua dewan itu Yusuf Mahmud berkata pandangan seperti itu sama sekali tidak perlu lebih-lebih lagi ia disuarakan oleh seorang yang mendakwa dirinya sebagai ahli PAS.

"Dalam keadaan sekarang, ahli-ahli PAS terutamanya pemimpin parti perlu memahamkan masyarakat mengenai kesyumulan Islam dan kesyumulan itulah yang berpijak di bumi nyata," katanya dalam satu kenyataan.

Yusuf berkata beliau menolak idea yang diketengahkan oleh Mujahid iaitu mengubah konsep kepimpinan ulama yang telah menjadi amalan dalam PAS sejak lebih 20 tahun lalu.

"PAS tidak lemah dengan ulama tetapi ia perlu diperkasakan, bukan diubah kepada sebarang konsep lain," katanya.

Beliau berkata penerbitan buku itu adalah satu percubaan untuk mengelirukan orang ramai mengenai asas perjuangan PAS yang berteraskan Islam.

"Beliau dilihat cuba menanam rasa benci masyarakat kepada kepimpinan ulama dengan mengatakan bahawa PAS tidak membawa aspirasi nasional, apabila PAS menafikan Perlembagaan Persekutuan dan menamakannya sebagai Perlembagaan Thaghut," katanya.

Yusuf berkata masyarakat umum mungkin boleh terpengaruh tetapi ahli-ahli PAS yang telah ditarbiyah sekian lama cukup faham bahawa PAS selama ini hanya membawa aspirasi Islam bukan aspirasi nasional.

"Beliau dilihat memberi tekanan agar PAS berubah menjadi parti yang seiring dengan Perlembagaan Persekutuan agar matlamat ke Putrajaya tercapai.

"Perlu diingatkan di sini bahawa matlamat perjuangan PAS bukan untuk ke Putrajaya tetapi untuk menegakkan hukum Allah. Tidak ada gunanya ke Putrajaya jika PAS terhakis asas perjuangannya," katanya.

Katanya idea "menasionalkan PAS" adalah tidak wajar kerana yang sepatutnya diketengahkan ialah Islam dalam pembentukan kenegaraan.

"Tindakan Mujahid jelas menunjukkan bahawa beliau cuba meneutralkan PAS dalam meraih undi masyarakat Malaysia. Bukan kita terpaksa menceduk apa yang telah menjadi praktikal parti-parti lain di Malaysia tetapi kita perlu ada jati diri," katanya.

Yusuf berkata kecelaruan Mujahid semakin menjadi-jadi apabila beliau menyarankan supaya dimasukkan dalam latihan perkaderan mengenai perlembagaan, membentuk identiti nasional PAS seperti mengibar Jalur Gemilang, menyanyi lagu Negaraku dan berpakaian kebangsaan.

"Sepatutnya perkara-perkara seperti itu tidak perlu dibuat kerana kita mempunyai agenda yang lebih penting kepada generasi yang akan datang iaitu membezakan antara al-haq dan al-batil," katanya.

Mujahid adalah juga Anggota Parlimen Parti Buntar. -BERNAMA

Komen Weblog Ibnu Hasyim: Benarkah kenyataan ini?

  • Dr Mujahid ...mahu mengubah konsep kepimpinan ulama dalam parti itu dan bahawa PAS perlu berpijak di bumi nyata dan harus "dinasionalkan".
  • satu percubaan untuk mengelirukan orang ramai mengenai asas perjuangan PAS yang berteraskan Islam.
  • cuba menanam rasa benci masyarakat kepada kepimpinan ulama dengan mengatakan bahawa PAS tidak membawa aspirasi nasional, apabila PAS menafikan Perlembagaan Persekutuan dan menamakannya sebagai Perlembagaan Thaghut.
  • memberi tekanan agar PAS berubah menjadi parti yang seiring dengan Perlembagaan Persekutuan agar matlamat ke Putrajaya tercapai.
  • dimasukkan dalam latihan perkaderan mengenai perlembagaan, membentuk identiti nasional PAS seperti mengibar Jalur Gemilang, menyanyi lagu Negaraku dan berpakaian kebangsaan.
Sejauh penglihatan kami (Ibnu Hasyim) Dr Mujahid tidak menolak kepimpinan ulama seperti yang ditetapkan dalam perlembagaan PAS, cuma yang perlu difahami betul-betu, ialah perbedaan antara kepimpinan Majlis Syura Ulama dengan kepimpinan individu seorang ulama. Sekian. (IH)

Gajet Menipu Mesin Pengeluar Wang Dicipta

JOM KREATIF


GAJET yang dicipta Omar Chaodary bagi menipu mesin pengeluaran wang automatik.


Saintis buktikan kelemahan nombor PIN

CAMBRIDGE - Bank-bank di Britain didakwa cuba menyembunyikan kelemahan nombor pengenalan peribadi (PIN) yang terdapat pada kad kredit dan debit, lapor sebuah akhbar semalam.

Dakwaan itu dibuat selepas seorang saintis Universiti Cambridge, Omar Chaodary membuat pendedahan mengenai kelemahan tersebut dalam tesis sarjana falsafah.

Sistem cip dan PIN yang diperkenalkan pada 2006, bertujuan untuk mengurangkan penipuan kad kerana pencuri tidak dapat menggunakan kad yang dicuri tanpa mengetahui nombor PIN.

Namun, Omar mula mengkaji kelemahan sistem itu selepas ramai pengguna mengadu kad mereka dicuri dan nombor PIN mereka telah digunakan.

Sehingga kini, bank-bank di Britain mendakwa sistem keselamatan cip dan nombor PIN adalah kebal dan sukar untuk ditipu.

Bagaimanapun, Omar dalam penyelidikannya, telah mencipta satu gajet berharga semurah £20 (RM95) yang dapat menipu cip dan mesin pengeluaran wang automatik (ATM) supaya menerima kad kredit dan debit tanpa nombor PIN yang betul.

Peranti bersaiz kotak rokok itu disembunyikan dalam lengan baju semasa ia dilekatkan pada kad.

Apabila kad tersebut dimasukkan ke dalam mesin, ia menggunakan sistem elektronik bagi memastikan kad itu diterima.

Choudary berjaya membeli beberapa buku dan cakera padat (CD) berharga £50 (RM237) di Cambridge dengan menggunakan kad yang dipinjam dan alat yang dicipta itu bagi membuktikan kelemahan tersebut. - Agensi

Wednesday, December 29, 2010

Buku Dr Mujahid Timbulkan Konflik Dalam PAS?


Sebagaimana yang dijangkakan akan ada konflik timbul lanjutan dari tulisan Mujahid Yusuf Rawa dalam buku terbarunya 'Menuju Pas Baru', lapor Blog WartaShubhi sebentar tadi.

Menurut blog itu lagi, "Majlis Ulama Pas Kedah hari ini sebulat suara menolak pandangan yang diutarakan oleh Dr Mujahid. Lihat laporan dalam Malaysiakini edisi Bahasa Inggeris. Penolakan ini bermakna segala lobi golongan ulama yang mahu mengekalkan status quo cara perjuangan Pas telah berjaya mendapat tempat dihati para Ulama Pas.

"Ini juga bermakna para ulama Pas menolak akan keperluan adanya satu gelonbang baru dari segi strategi perjuangan yang mampu melonjakkan Pas ke tahap yang lebih baik. Nampaknya teori Dr Mujahid bahawa sepanjang sejarah perjuangan Pas muncul berbagai konflik yang setiap kali konflik tersebut berjaya diatasi akan membawa Pas ke satu tahap yang lebih baik sedang berlaku.

Blog ini meramalkan, kini ternyata buku itu sedang mencetus konflik aliran pemikiran yang mana jika Dr Mujahid mempunyai sokongan yang kuat akan membentuk 2 aliran pemikiran yang saling bersaing hebat.

"Kita perlukan persaingan seperti ini bagi memaksa timbulnya satu kepimpinan yang kuat yang dapat menerajui pergerakan Pas ke tahap yang lebih hebat. Syabas Dr Mujahid anda pencetus kepada peluang pembaharuan itu. Apapun keputusannya kita harapkan ia membawa satu impak yang positif kepada perjuangan Pas secara keseluruhannya." Pandangan blog tersebut.

Kompas: Indonesia Menang, Tapi Tak Juara

SUKAN
Nasuha (kanan) disambut rekannya usai membobol gawang Malaysia dalam pertandingan putaran kedua final AFF Suzuki Cup di Jakarta, Rabu (29/12/2010).

JAKARTA: Kesebelasan nasional Indonesia mampu menang 2-1 atas Malaysia pada laga final kedua Piala AFF 2010 di Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010). Indonesia pun mengakhiri turnamen sebagai runner-up, mengingat mereka kalah 0-3 pada laga pertama, Minggu (26/12/2010).

Bermain sebagai tuan rumah dengan kewajiban menang 4-0, Indonesia tampil agresif sejak menit awal. Sayang, usaha itu tak diimbangi dengan ketenangan dan fokus tinggi. Pada momen-momen krusial, Indonesia kerap melakukan kesalahan umpan atau terburu-buru melakukan eksekusi.

Di tengah kesulitan itu, Indonesia mendapat hadiah penalti, menyusul handsball yang dilakukan Mohd Sabre bin Mat Abu pada menit ke-18. Firman Utina yang dipercaya mengeksekusi bola mengirimnya secara akurat ke sudut kiri bawah gawang. Sayangnya, tendangan terlalu lemah sehingga bola mudah ditangkap Khairul Fahmi.

Setelah penalti itu, Malaysia mencoba bangkit. Melalui Mohamad Ashari bin Samsudin, mereka hampir saja mencetak gol pada menit ke-20. Untung saja, Markus Horison masih mampu menepis tembakan akurat Ashari.

Indonesia mencoba membalas. Namun, belum lagi mampu menciptakan ancaman serius, Indonesia kembali terancam kebobolan pada menit ke-32. Saat itu, Mohd Safee bin Mohd Sali berhasil masuk kotak penalti dan menembakkan bola, yang melenceng dari sasaran.

Ancaman itu dibalas Indonesia dengan sejumlah serbuan yang tuntas dengan eksekusi. Namun, Malaysia mampu menghindarinya sampai peluit turun minum berbunyi, dengan skor 0-0 tertera di papan skor.

Permainan tak banyak berubah pada babak kedua. Indonesia masih lebih dominan dalam penguasaan bola dan serangan, tetapi masih bermasalah dengan sentuhan akhir, baik saat mengumpan maupun menembak.

Masalah itu belum selesai ketika Malaysia malah mampu unggul 1-0 berkat gol Mohd Safee pada menit ke-54. Dalam sebuah serangan balik, Safee berhasil menguasai sebuah umpan terobosan dan menggiringnya melewati duo Maman dan Hamka sebelum melepaskan tendangan keras dari tengah kotak penalti, yang mendesak jaring dalam gawang Markus Horison.

Setelah itu, Indonesia mengalami penurunan performa. Untuk mengatasi hal itu, pelatih Alfred Riedl menarik Firman Utina dan Irfan Bachdim, lalu memasukkan Eka Ramdani dan Bambang Pamungkas pada menit ke-58.

Perubahan itu perlahan menaikkan kualitas permainan Indonesia, sampai akhirnya bisa menyamakan kedudukan berkat gol Muhammad Nasuha pada menit ke-73. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Ahmad Bustomi yang ditepis Khairul Fahmi, Muhammad Nasuha membobol gawang Malaysia.

Gol itu semakin mendongkrak kepercayaan diri Indonesia. Mereka terus berusaha mencetak gol pada waktu tersisa. Setelah berjuang hingga menit ke-85, Indonesia berhasil mengungguli Malaysia berkat tembakan Muhammad Ridwan.

Menguasai bola di luar kotak penalti, ia menggiring bola sebelum menembakkannya. Bola sempat membentur pemain lawan sebelum mendesak jaring gawang tim tamu.

Pada waktu tersisa, permainan berlangsung semakin sengit. Sementara Indonesia masih mengejar gol, Malaysia juga mencoba memberikan tekanan untuk mengurangi ancaman Indonesia.

Sejumlah situasi berbahaya menghinggapi kedua kubu. Namun, sampai peluit berbunyi panjang, papan skor tetap menunjukkan angka 2-1.

Susunan pemain:
Indonesia:
Markus Harison; Mohammad Nasuha, M Ridwan, Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, Maman Abdurachman, Arif Suyono (Tony Sutjipto 71), Firman Utina (Eka Ramdani 58), Ahmad Bustomi, Irfan Bachdim (Bambang Pamungkas 58), Cristian Gonzales

Malaysia: Khairul Fahmi bin Che Mat; Mohd Sabre bin Mat Abu, Mohd Asraruddin Putra, Safiq bin Rahim, Norshahrul Idlan bin Talaha, Mohd Safee bin Mohd Sali (Izzaq 87), Amar bin Rohidian, Kunanlan Subramaniam, Mohamad Muslim bin Ahmad, Mohamad Ashari bin Samsudin, Mohd Fadli bin Mohd Shas. (Kompas.Com)

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails