Sunday, July 21, 2013

Presiden Myanmar Nafi Pembersihan Etnis Rohingya


Presiden Myanmar Thein Sein hari ini membantah tuduhan adanya pembersihan etnis terhadap Muslim Rohingya. Dia mengatakan klaim itu adalah sebahagian dari sebuah kempen kotor terhadap pemerintahannya.

Saat kunjungannya ke Ibukota Paris, Perancis, Thein mengatakan kepada televisyen France 24, pemerintahannya tidak bersalah atas tuduhan itu, seperti dilapor situs asiaone.com, Jumaat (19/7).

"Semua itu hanya melebih-lebihkan saja, pemalsuan pemberitaan, tidak ada pembersihan etnis apapun," kata Thein.
"Ini adalah kempen kotor buat melawan pemerintah. Apa yang terjadi di Negara Bahagian Rakhine bukanlah pembersihan etnis."

Pada April lalu, Pengawas Hak Asasi Manusia (HRW), menuding Myanmar melakukan sebuah kempen pembersihan etnis terhadap Muslim Rohingya. Pernyataan itu muncul setelah adanya bukti kuburan massal dan pemindahan paksa terhadap puluhan ribu warga Rohingya.

Lembaga sawadaya masyarakat yang berbasis di New York, Amerika Syarikat, itu mengatakan para pejabat Myanmar, pemimpin masyarakat, dan biksu Buddha, telah mengatur dan mendorong massa, yang disokonng pasukan keamanan, melakukan serangan terkoordinir terhadap desa-desa warga Muslim di sebelah barat Rakhinepada Oktober lalu.

Kerusuhan terjadi tahun lalu di Rakhine menyebabkan sekitar 200 orang terkorban dan 140 ribu warga lainnya terlantar, terutama dari Muslim Rohingya, yang ditolak kewarganegaraan oleh pemerintah Myanmar.  Puluhan orang terkorban lagi dalam pergaduhan antara kelompok Buddha dan warga Muslim di Kota Meiktila, pusat Myanmar pada Mac lalu.

Thein mengatakan kerusuhan yang terjadi telah terkandung berbagai kepentingan. Dia berkeras agar pihak berwenang mencari cara untuk mencegah kekerasan. Thein melakukan kunjungannya ke beberapa negara Eropah, seperti Inggeris dan Perancis.

"Pemerintah mampu membendung kekerasan yang terjadi dan semuanya kembali normal," ucap Thein.
"Pemerintahan saya telah mendirikan sebuah komisi independen untuk menyelidiki penyebab terjadinya kekerasan. Kami juga telah melaksanakan rekomendasi yang dikeluarkan oleh komisi itu," tegas presiden 68 tahun itu.
Rohingya_refugees-500x344  Tidak benar muslim Rohingya adalah pendatang di Myamar, muslim Rohingya adalah penduduk asli di Myanmar..
Mujahiddin Rohinya dilatih saudara Islam Indonesia akan bangkit, insya Allah!

1 comment:

Anonymous said...

kau boleh nafi semuanya wahai kafir laknatullah.

tentera jihad dan tentera Allah akan dtg mengajar kamu.

doa2 dan Qunut Nazilah seluruh umat Islam sedunia akan menjadi bom2 dan peluru2 ghaib utk memenggal leher kamu wahai kafir buddha perogol pembunuh umat islam.

semuga keturunan kamu akan pupus dpd mukabumi ini wahai musuh Allah.

amiiiin

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails