Friday, May 15, 2015

Zina Dalam Pelbagai Agama.


Kisah Perniagaan Najis Zina Di Negara Umat Islam Terbesar Di Dunia (Siri 9)
Siri 1: Pilih-Pilih, Niaga Najis Zina Dalam Internet. Jom ...
Siri 2: Gadis Miskin Di Bawah Umur Terlibat Niaga Najis Zi...
Siri 3: Sarang Pelacur Pangsapuri Kalibata City Diserbu..
Siri 4: Maksiat & Lacur Terselubung, Lagi 60 Pasangan Dibe...

Siri 5: Seks Via Twitter: Pembunuhan Janda Cantik Ini..
Siri 6: Lagi Bongkar Najis Zina Di Internet. 
Siri 7: Pelacur Artis: Ahli DPR (Parlimen) Indonesia, Term...
Siri 8: Kisah 'Papi' Bapa Ayam, Niaga Najis Zina Di Intern...

KESIMPULAN 1:

ZINA atau zinah, bahasa Arab: الزنا, bahasa Ibrani: ניאוף -zanah adalah perbuatan persetubuhan antara lelaki dan perempuan yang tidak terikat oleh hubungan pernikahan dan perkahwinan. 

Secara umum, zina bukan hanya di saat manusia telah melakukan hubungan seksual, tapi segala aktiviti-aktiviti seksual yang boleh merosakkan kehormatan manusia termasuk dikategorikan zina.

Menurut Pandangan Islam

Dalam agama Islam, pelaku perzinaan dibezakan menjadi dua, iaitu pezina muhshan dan ghayru muhshan. Penzina muhshan adalah penzina yang sudah mempunyai pasangan sah atau sudah berkahwin, sedangkan penzina ghayru muhshan adalah pelaku yang belum pernah berkahwin dan tidak mempunyai pasangan sah.

Diriwayatkan dalam hadis:
 

  • "Ada seorang lelaki yang datang kepada Rasulullah SAW. Ketika dia sedang berada di dalam masjid. Lelaki itu memanggil-manggil Rasulullah seraya berkata," Wahai Rasulullah aku telah berbuat zina, tapi aku menyesal. "Ucapan itu diulanginya hingga empat kali . Setelah Rasulullah mendengar pernyataan yang sudah empat kali diulangi itu, lalu dia pun memanggilnya, seraya berkata, "Apakah engkau ini gila?" "Tidak.", jawab lelaki itu. Nabi bertanya lagi, "Adakah engkau ini orang yang muhsan?" "Ya. ", jawabnya. Kemudian, Rasulullah bersabda lagi," Bawalah lelaki ini dan langsung rejam oleh kamu sekalian. " -H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah

 Dalam Islam, perzinaan termasuk salah satu dosa besar.   
  • "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." -Al-Isra A'17:32 
  • "Perempuan yang berzina dan lelaki yang berzina, hendaklah kamu sebat tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. " -An-Nur 24: 2
Hukumnya menurut agama Islam untuk penzina adalah sebagai berikut:
  • Jika pelakunya sudah berkahwin melakukannya secara sukarela (tidak dipaksa atau tidak diperkosa), mereka disebat 100 kali, kemudian direjam. Jika pelakunya belum berkahwin, maka mereka didera (disebat) 100 kali. Kemudian diasingkan selama setahun. [Lihat Al-Badar: Pengertian, macam, dan hukum zina]
Undang-undang di atas berdasarkan hadis: 
  • Ambillah dariku! Ambillah dariku! Sungguh Allah telah memberi jalan kepada mereka. Jejaka yang berzina dengan gadis didera seratus kali dan diasingkan selama satu tahun. Dan orang yang telah berkahwin melakukan zina didera seratus kali dan direjam. " -H.R. Muslim dari Ubadah bin Samit
Menurut Pandangan Yahudi. 

Dalam Alkitab Ibrani (yang isinya sama dengan bagian Perjanjian Lama di Alkitab Kristian) tertulis jelas dalam Sepuluh Perintah Allah yang diberikan langsung oleh Allah kepada bangsa Israel di Gunung Sinai: 
  •  "Jangan berzina." -Alkitab, Keluaran 20:14, Alkitab, Ulangan 5:18. Selanjutnya diberikan penjabaran dan penghukuman: 
  • "Bila seorang lelaki berzina dengan isteri orang lain, yakni berzina dengan isteri sesamanya manusia, pastilah keduanya dihukum mati, baik lelaki mahupun perempuan yang berzina itu." -Alkitab, Imamat 20:10  
Ada pula makna lain dari perzinaan yang diperingatkan keras oleh Allah, iaitu perzinaan terhadap hubungan umat Israel dengan Allah. Perzinaan ini dalam bentuk penyembahan akan ilah-ilah atau dewa-dewa lain selain Allah Israel.
  • "Apabila engkau mengambil anak-anak perempuan mereka menjadi isteri anak-anak kamu dan anak-anak perempuan itu akan berzina dengan mengikuti allah mereka, maka mereka akan memujuk juga anak-anakmu laki-laki untuk berzina dengan mengikuti allah mereka."-Alkitab, Keluaran 34:16 
  • "Janganlah mereka mempersembahkan lagi korban mereka kepada jin-jin, sebab menyembah jin-jin itu adalah zina. Itulah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun."-Alkitab, Imamat 17: 7
  • "Maka Aku sendiri akan menentang orang itu serta kaumnya dan akan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya dan semua orang yang turut berzina mengikuti dia, yakni berzina dengan menyembah Molokh." -Alkitab, Imamat 20: 5
  • "Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzina dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya." -Alkitab, Imamat 20: 6 
Menurut Pandangan Kristian  

Yesus Kristus dengan tegas menyatakan bahawa Ia datang bukan untuk membatalkan hukum Taurat melainkan untuk menggenapinya, sehingga undang-undang tentang perzinaan, baik antara sesama manusia, mahupun dalam konteks hubungan umat dengan Allah, tetap diakui sebagaimana yang tertulis dalam Alkitab.  

Dalam berbagai kesempatan, Yesus menyebutkan undang-undang ini secara terus terang, sebagaimana yang dicatat dalam Injil Matius, Injil Markus dan Injil Lukas:
  •  "Kamu telah mendengar firman: Jangan berzina."- Alkitab, Matius 5:27
  • "Kerana dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinaan, percabulan, pencurian, sumpah palsu, dan hujat." -Alkitab, Matius 15:19 
  • "Kata orang itu kepada-Nya:" Perintah yang mana? "Kata Yesus:" Jangan membunuh, jangan berzina, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta. " -Alkitab, Matius 19:18
  • "Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, ketamakan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang. "  -Alkitab, Markus 7: 21-23
  • "Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzina, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangkan hak-hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!" -Alkitab, Markus 10:19
  • "Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, kerana aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perompak, bukan orang lalim, bukan pezina dan bukan juga seperti pemungut cukai ini." -Alkitab, Lukas 18:11
  • "Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu." -Alkitab, Lukas 18:20
Lebih lanjut, Yesus mengajarkan penerapan peraturan tersebut yang sempat diselewengkan oleh sejumlah pengajar pada zaman-Nya:
  • "Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali kerana zina, ia menjadikan isterinya berzina; dan siapa yang kahwin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zina."  -Alkitab, Matius 5:32
 Lalu kata-Nya kepada mereka:
  • "Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kahwin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinaan terhadap isterinya itu." -Alkitab Markus 10:11
  • "Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kahwin dengan lelaki lain, ia berbuat zina." -Alkitab, Markus 10:12
  • "Setiap orang yang menceraikan isterinya, lalu kahwin dengan perempuan lain, ia berbuat zina; dan barangsiapa kahwin dengan perempuan yang diceraikan suaminya, ia berbuat zina." -Alkitab, Lukas 16:18 
Bahkan, Isa memberikan suatu batasan yang lebih mendalam:
  • "Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzina dengan dia di dalam hatinya."  -Alkitab, Matius 5:28
Dalam Injil Yohanes tercatat satu kejadian di mana Yesus Kristus dihadapkan dengan seorang perempuan yang didapati berzina, tetapi ini hanya merupakan perangkap dari musuh-musuh-Nya. Dengan bijaksana Yesus Kristus memberi jawapan yang berjaya menutup mulut lawan-Nya dan memberi pengampunan kepada perempuan itu. [Bagian ini dikenal dengan nama Latin "Pericope adulterae" dan tercantum dalam Yohanes 7:53-8:11]

Murid-murid Yesus Kristus memperingatkan jemaah agar hidup kudus sebagai umat tebusan Allah dan menjauhi tindakan perzinaan sebagai hal yang dibenci Allah:Simon Petrus menulis:
  • "Mata mereka penuh nafsu zina dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!"  -Alkitab, Petrus 2:14
Yakobus, saudara Yesus menulis:
  • "Sebab Ia yang mengatakan:" Jangan berzina ", Ia mengatakan juga:" Jangan membunuh ". Jadi jika kamu tidak berzina tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga." -Alkitab, Yakobus 2:11
Rasul Paulus menuliskan dalam beberapa suratnya hal-hal berkaitan perzinaan:
  • "Engkau yang berkata:" Jangan berzina, "mengapa engkau sendiri berzina? Engkau yang jijik akan segala berhala, mengapa engkau sendiri merompak rumah berhala?" -Alkitab, Roma 2:22
  • "Jadi selama suaminya hidup ia dianggap berzina, kalau ia menjadi isteri lelaki lain; tetapi jika suaminya telah mati, ia bebas dari undang-undang, sehingga ia bukanlah berzina, kalau ia menjadi isteri lelaki lain." -Alkitab, Rom 7: 3
  • "Kerana firman: jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" -Alkitab, Roma 13: 9
  • "Atau tidak tahukah kamu, bahawa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzina, banci (pondan), orang pemburit."  -Alkitab, Korintus 6: 9
Demikian pula penulis Surat Ibrani menegaskan kudusnya perkahwinan dan mengingatkan untuk menjauhi perzinaan:
  • "Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan penzina akan dihakimi Allah." -Alkitab, Ibrani 13: 4 
Bahaya Najis Zina.
  Hukum sebat kepada seorang muslimat di Aceh.

Sekilas beberapa akibat buruk dan bahaya zina:
  • Dalam zina terkumpul bermacam dosa dan keburukan, yakni berkurangnya agama si pezina, hilangnya sikap menjaga diri dari dosa, kepribadian buruk, dan hilangnya rasa cemburu.
  • Zina membunuh rasa malu, padahal dalam Islam malu merupakan suatu hal yang sangat diperdulikan dan perhiasan yang sangat indah dimiliki perempuan.
  • Menjadikan wajah pelakunya muram dan gelap.
  • Membuat hati menjadi gelap dan mematikan sinarnya.
  • Menjadikan pelakunya selalu dalam kemiskinan atau merasa demikian sehingga tidak pernah merasa cukup dengan apa yang diterimanya.
  • Akan menghilangkan kehormatan pelakunya dan jatuh martabatnya baik di hadapan Allah mahupun sesama manusia.
  • Tumbuhnya sifat liar di hati pezina, sehingga pandangan matanya liar dan tidak terarah.
  • Pezina akan dipandang oleh manusia dengan pandangan muak dan tidak dipercaya.
  • Zina mengeluarkan bau busuk yang mampu dideteksi oleh orang-orang yang memiliki hati yang bersih melalui mulut atau badannya.
  • Kesempitan hati dan dada selalu dirasakan pezina. Apa yang dia dapatkan dalam kehidupan adalah kebalikan dari apa yang diinginkan. 
  • Kerana orang yang mencari kenikmatan hidup dengan cara yang melanggar perintah Allah, maka Allah akan memberikan yang sebaliknya dari apa yang dia inginkan. Dan Allah tidak menjadikan larangannya sebagai jalan untuk mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan.
  • Pezina telah mengharamkan dirinya untuk mendapat bidadari di dunia mahupun di akhirat.  
  • Perzinaan menjadikan terputusnya hubungan persaudaraan, derhaka kepada orang tua, pekerjaan haram, berbuat zalim, serta menyia-nyiakan keluarga dan keturunan. Bahkan dapat mencipta pertumpahan darah, sihir serta dosa-dosa besar lain. 
  • Zina menghilangkan harga diri pelakunya dan merusak masa depannya, sehingga membebani kehinaan yang berkepanjangan kepada pezina dan kepada seluruh keluarganya.
  • Kehinaan yang melekat kepada pelaku zina lebih membekas dan mendalam daripada kekafiran. Kafir yang memeluk Islam, maka selesai persoalannya, namun dosa zina akan benar-benar membekas dalam jiwa. Walaupun pelaku zina telah bertaubat dan membersihkan diri, pezina masih merasa berbeda dengan orang yang tidak pernah melakukannya.
  • Jika wanita hamil dari hasil perzinaan, maka untuk menutupi aibnya ia mengugurkan kandungannya. Selain telah berzina, pezina juga telah membunuh jiwa yang tidak berdosa. 
  • Perzinaan akan melahirkan generasi yang tidak memiliki silsilah kekeluargaan menurut hubungan darah (nasab). Di mata masyarakat mereka tidak memiliki status sosial yang jelas.
  • Pezina lelaki bermakna telah menodai kesucian dan kehormatan wanita.
  • Zina dapat menimbulkan permusuhan dan menyalakan api dendam pada keluarga wanita dengan lelaki yang telah berzina dengan wanita dari keluarga tersebut.
  • Perzinaan sangat mempengaruhi jiwa keluarga pezina, mereka akan merasa jatuh martabat di mata masyarakat, sehingga mereka tidak berani untuk mengangkat wajah di hadapan orang lain.
  • Perzinaan menyebabkan menularnya penyakit-penyakit berbahaya seperti aid, sifilis, kencing nanah dan penyakit-penyakit lain yang ditularkan melalui hubungan seksual.
  • Perzinaan adalah penyebab bencana kepada manusia, mereka semua akan dimusnahkan oleh Allah akibat dosa zina yang menjadi tradisi dan dilakukan secara terang-terangan.
Peraturan Zina Dalam Negara-negara di dunia. KESIMPULAN 2..

Bersambung..

No comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails