Monday, January 06, 2014

Kota Fallujah Irak Jatuh Ke Tangan Al-Qaidah


Kota Fallujah di Irak jatuh ke tangan Al-Qaidah
Bendera Al-Qaidah. english.alarabiya.net

Seorang pejabat keamanan senior Irak kemarin mengatakan pemerintah telah kehilangan Fallujah yang jatuh ke tangan gerila Al-Qaidah. Ini menjadikan para militan kembali memegang kendali kota di Provinsi Anbar itu, di mana pasukan Amerika Syarikat berulang kali bertempur menghadapi mereka.

Namun, seorang perwira senior militer mengatakan pegawai keamanan telah menyerang para pejuang dari kelompok terkait Al-Qaidah, yakni Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) di dua daerah lainnya di Provinsi Anbar, yang menewaskan 55 orang dari mereka, seperti dilansir situs dawn.com, Ahad (5/1).

Bahagian dari Fallujah dan Ramadi, sebelah barat Ibu Kota Baghdad, sudah dikuasai oleh gerila selama berhari-hari, mengingatkan kembali ke tahun-tahun setelah invasi 2003 dipimpin AS saat kedua kota tersebut menjadi benteng pemberontak.

Pertempuran meletup di wilayah Ramadi Isnin minggu lalu, ketika pasukan keamanan membubarkan sebuah kem protes anti-pemerintah yang dibentuk setelah demonstrasi meletus pada akhir 2012 melawan apa yang warga Sunni Arab sebut sebagai marginalisasi dan sasaran terhadap masyarakat mereka .

Kekerasan kemudian menyebar ke Fallujah, dan penarikan pasukan keamanan berikutnya dari daerah di kedua kota itu membersihkan jalan bagi militan untuk bergerak masuk ke wilayah dikuasai.

"Fallujah berada di bawah kendali ISIL," kata seorang pejabat senior keamanan di Anbar kepada AFP, sementara pinggiran kota berada di tangan polisi setempat.

Seorang wartawan di Fallujah juga mengatakan ISIL tampaknya berada dalam kontrol, di mana tanpa pasukan keamanan atau milisi Sahwa yang anti Al-Qaidah terlihat di jalan-jalan. Sementara itu, komandan pasukan darat Irak Staf Umum Ali Ghaidan Majeed mengatakan pasukan keamanan menewaskan 25 pejuang ISIL di Albufaraj, dekat Ramadi, dan 30 lainnya di Garma, dekat Fallujah.

Dia juga mengatakan polis dan kelompok suku sedang memburu militan di Ramadi dengan dukungan militer.
Majeed mengatakan ada tiga kelompok yang terlibat dalam pertempuran, yakni pasukan keamanan dan kelompok sekutu dari warga suku, ISIL, serta pasukan anti-pemerintah Dewan Militer Suku-suku.
Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki kemarin berjanji untuk melenyapkan para kelompok gerilyawan di Anbar.

"Kami tidak akan mundur sampai kita mengakhiri semua kelompok teroris dan menyelamatkan orang-orang kami di Anbar," kata Maliki seperti dikutip televisi pemerintah Iraqiya.

Dua hari lalu, lebih dari seratus orang tewas di Ramadi dan Fallujah, hari paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun belakangan ini.

"Ratusan orang bersenjata, di mana beberapa bendera hitam sering diterbangkan oleh kelompok jihad, berkumpul di luar ruangan salat Jumat di pusat Kota Fallujah pada Jumaat lalu, di mana seorang militan mengumumkan bahawa 'Fallujah adalah negara Islam," ujar seorang saksi.

Kota ini menjadi sasaran dua serangan besar setelah invasi tahun 2003 yang dipimpin AS, di mana pasukan Negeri Adikuasa itu melihat beberapa pertempuran terberat mereka sejak Perang Vietnam. Pasukan AS berjuang selama bertahun-tahun, dibantu oleh suku Sunni dalam pasukan milisi Sahwa dari akhir 2006, merebut kendali Anbar dari militan. (IH)

IKLAN
Stevia Ganti Gula Dalam Makanan Dan Minuman, Untuk Diabetes.


100% SteviA, tanpa kelori, tanpa bahan kimia, tiada pewarna, tiada pengawet.  
Stevia Ganti Gula Dalam Makanan Dan Minuman, Untuk Diabetes. 
HMH STEVIA HERBA. 
Wakil Penjual:
 
Selangor
Salina-01112804271 (Kajang)
Badli-0175464055 (Ampang),
Man -01 111281452 (Selayang),

W/Persekutuan
Norzaidah - 0123702437 (Putrajaya)
Bakhtiar- 0183968580 (Lembah Pantai) Mail - 0178807326 (KL Jln P.Ramlee)
Kedah, 
Norriehan 0175278832 (Alor Star),
Pahang 
Roslan 0132132967 (Temerloh)

No comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails