Wednesday, March 07, 2012

Dayak Mahu Bunuh Ketua FPI, Indonesia Pula?


CATATAN PERJALANAN: Kalimantan siri 11

LAGI kisah Dayak Kalimantan. Berlaku baru-baru ini..

Senin, 13 Feb 2012:
Dayak Kafir Ndeso! Bernafsu 'Bunuh' Habib Rizieq Padahal Belum Kenal

PALANGKARAYA (voa-islam.com) – Para Dayak kafir sangat bernafsu 'membunuh' para pimpinan Front Pembela Islam (FPI), terutama Ketua Umum Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab. Anehnya, para dayak kafir itu sangat tidak mengenal sosok Habib, bahkan namanya pun mereka tidak tahu.

Begitu pesawat maskapai Sriwijaya Air mendarat di Bandara Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, massa bersenjata tajam mandau (senjata khas dayak) langsung mengepung landasan dan untuk mendekati pesawat.


Mereka mengira Habib Rizieq ada di dalam pesawat, padahal Habib Rizieq sedang berada di Jakarta. Karena sedang sakit, Habib digantikan empat pengurus FPI untuk menghadiri pelantikan FPI Palangkaraya. Empat Pimpinan Pusat FPI menggantikan Ketua Umum FPI itu antara lain: Ustadz Sobri Lubis (Sekjen FPI), Habib Muchsin Al- Attas (Ketua DPP FPI), Ustadz Awit Masyhuri (Ketua Bidang Dakwah FPI) dan Ustadz Maman Suryadi Abdurrahman (Panglima Laskar FPI). “Kami memang menggantikan Ketua Umum yang sedang sakit. Itulah sebabnya, kami berempat ditugaskan untuk melantik pengurus FPI Kalimantan Tengah,” kata Ustadz Maman.

Peristiwa pengepungan terhadap empat pimpinan FPI ternyata tidak berhenti di Bandara Tjilik Riwut saja. Warga Dayak kafir yang terporovokasi melanjutkan aksinya menuju kota Kapuas. Tepatnya hari Sabtu (11/2/2012), ketika delegasi DPP FPI tiba di rumah Bupati Kapuas Ir H Muhammad Mawardi, MM.

Ratusan warga Dayak kafir Palangkaraya mengepung rumah Bupati Kapuas dengan membawa senjata tajam dan tercium bau minuman keras (miras) sambil berteriak menantang perang.


Himbauan Kapolres, Bupati dan pimpinan warga Dayak tidak didengar oleh pimpinan maupun massa Dayak kafir yang mabuk dan bernafsu untuk membunuh pimpinan FPI. Pada akhirnya, warga Dayak Muslim Kapuas bersama warga lainnya tetap melanjutkan acara Maulid di Kuala Kapuas, adapun Delegasi FPI dengan bantuan KODIM setempat meninggalkan lokasi menuju Banjarmasin.

Dalam aksi pengepungan, massa Dayak kafir membentangkan spanduk menantang bertuliskan: “Dewan Adat Dayak Kabupaten Gunung Mas Dengan Tegas Menolak Kehadiran FPI RIZIQ SIDIK di Bumi Tambun Bungai.”

Rupanya pada Dayak kafir itu tidak mengenal sosok Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab yang akrab disapa Habib Rizieq Shihab. Bahkan namanya tidak mereka kenal sehingga salah tulis menjadi Riziq Sidik. Kejanggalan ini menimbulkan tanda tanya: mereka terprovokasi, sedang mabok atau ndeso? [A. Mumtaz]

Aku cuma sampaikan berita, dan kini aku meneruskan perjalananku. Lanjutnya baca beria-berita ini..

Bersambung, Insya Allah!

Ibnu Hasyim
alamat: ibnuhasyim@gmail.com

26 Feb 2012
Pontianak, Ind.

Lihat catatan perjalanan...

E-Buku IH-51: Perjalanan Ke Kalimantan
E-Buku IH-51: Perjalanan Ke Kalimantan

7 comments:

Anonymous said...

jancok raimu asu gatel cok, wanine nang internet.metu cok, aku arek suroboyo wong jowo, jare sopo suroboyo dikuasai meduro? raimu lek ngomong seng genah..BONEK

Anonymous said...

jancok raimu asu gatel cok, wanine nang internet.metu cok, aku arek suroboyo wong jowo, jare sopo suroboyo dikuasai meduro? raimu lek ngomong seng genah..BONEK

Anonymous said...

FPI WIS BONGKO COK NANG ENDROSONO SUROBOYO, RAIMU ANCENE RAI GEDEK CONGOR ASU,KOPENG DUBLEK,TeLEK SENDENG MANGGON NANG JOWO GA DUWE ISIN.

Anonymous said...

WONG MEDURO LEK GA GOLEK MANGAN NANG SUROBOYO KATE MANGAN UYAH TAH?

Anonymous said...

Yg nulis blog ini orang yg sangat munafik otak Nya kecil besaran otak Babi, kalau benci sama orang Dayak jgn sembarangan bilang kafir mereka itu punya agama, Dan percaya sama sama tuhan jg, hanya beda cara Nya, dasar munafik go to hell bastard

alexius lala said...

ini yang punya blog goblog, sok agamais tapi otak setan dan sesat ....
mudah-mudahan di laknat.. dasar iblis bersorban...

Anonymous said...

apa lagi yang bisa dikatakan dari hasil blog pemuka Partai Islam Malaysia ini. di malaysia juga mereka suka memecahkan solidaritas muslim. apa lagi di luar sana. ibnu hasyim sok sok agamis tapi setan berat.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails