Tuesday, October 25, 2011

Temanku, Abdullah Hehamahua, No 3 Di Indonesia?


CATATAN SANTAI

LAMA sudah saya tidak ketemu kawan saya yang dari Medan ini. Kira-kira awal tahun 80an lagi... kenangan lama menghimbau kembali.

Hari ini kami bertemu. Teringat semasa beliau lari dari penjara di Banjarmasin di zaman Presiden Sueharto di Indonesia dan bertemu dengan saya di Malaysia Barat. Atas nama agama 'hijrah', dia mohon pertolongan. Dan saya tolong sekadarnya.

Ramai lagi teman-teman perjuangannya satu lepas satu datang mohon perlindungan. Kini mereka semua kembali ke Indonesia, dibawah tadbiran terkini Presiden Bambang. "Ini kawan kita dulu, kau kenal tak?" Dia tanya saya.

Saya membelek-belek berita ini..

"Oh, kenal. Bekas Presiden HMI (Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia), gara-gara Sueharto dia berhijrah ke Malaysia. Bersama isterinya, yang terpaksa ambil upah jahit baju untuk sesuap nasi. Dia pula pernah menjual air tebu di pinggir jalan." Kata saya. Saya masih ingat, saya sering panggil dia Om Dalah.

"Kau ingat lagi tak, mengapa dia berhenti jual air tebu?" Saya tanya dia. Dia diam mengingatkan.

"Kerana semasa dia jual air tebu pada suatu hari, tiba-tiba berhenti sebuah kereta mewah hendak beli air tebu. Rupanya lelaki itu adalah temannya dari pimpinan belia di Malaysia, yang sama-sama bermesyuarat di Jakarta semasa dia jadi ketua pelajar dulu. Lepas itu dia tidak jual air tebu lagi dan terus menghilangkan diri."

Ini dia beritanya...

Abdullah Hehamahua: Berharap Intervensi 'Langit'
Headline
Abdullah Hehamahua - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: R Ferdian Andi R. Nasional - Senin, 24 Oktober 2011 | 11:57 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Abdullah Hehamahua termasuk salah satu nama dari delapan calon yang digadang-gadang menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menariknya, dia berharap intervensi dari langit.

Tak ada persiapan khusus. Itulah Abdullah Hehamahua dalam menghadapi uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK Senin (24/10/2011) ini di Komisi Hukum DPR. Dia mengaku tak melakukan persiapan khusus menghadapi ujian penulisan makalah di DPR. "Tidak ada persiapan khusus," akunya kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Senin (24/10/2011).

Dia hanya mengaku, berdoa kepada Yang Maha Kuasa senantiasa ia panjatkan agar apa yang ia lakukan saat ini mendapat berkah. "Ya berdoa. Tapi hari ini saya tidak puasa," bebernya ketika ditanya apakah dirinya saat ini berpuasa sunnah Senin-Kamis.

Ketika ditanya apakah ia optimitis mengikuti uji kelayakan dan kepayutan di Komisi Hukum DPR? "Ya optimis dong, kalau ga optimis ngapain ikut (fit and proper test) hari ini," cetusnya. Abdullah menambahkan, proses yang dijalaninya saat ini ia serahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. "Saya serahkan ke 'langit'," tandasnya. [mdr]

Kata kawanku yang dari Medan ini, "Dia memang alim, tawadhu', tidak libat korupsi (anti rasuah), dan kini dianggap 'ornag nombor 3 terkenal di Indonesia."

"Ya. Marilah kita sama-sama berdoa untuk kejayaan perjuangan beliau!" Kami pun berdoa.

"Ooo. Bila kau pulang, kirim salamku padanya, kalau ada kesempatan."

As-salamu 'alaikum.

Catatan Santai Ibnu Hasyim
alamat: ibnuhasyim@gmail.com

KL 25 Okt 11.

Lihat video sebelum ini..

Minda Ibnuhasyim- Politik Bajet

Seluar Dalam Ajaib
Seluar Dalam Ajaib
America Vakoou -Untuk Lelaki

No comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails