Saturday, September 25, 2010

Polri: Teroris Berusaha Dirikan Negara Islam?



Sabtu, 25 September 2010 | 02:01 WIB. Polri: Kelompok Teroris Berusaha Dirikan Negara Islam

Jakarta: Polri membeberkan sejumlah nama pelaku teror dan jaringannya. Juga mengungkapkan rencana strategis untuk melakukan perang kota. Kelompok pelaku teror berniat mendirikan negara Islam.

"Mereka berniat dan beritikad mendirikan daulah Islamiyah," kata Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (24/9/2010).

Tujuan pelaku teror dalam melakukan penyerangan dan bom bunuh diri yakni membuat masyarakat takut, yang berimbas kepada terganggunya kondisi keamanan nasional.

"Mereka hendak mendelegitimasi wibawa pemerintahan," tambahnya.

Bukan hanya itu, setelah unjuk gigi dengan melakukan penyerangan dan pemboman, mereka kemudian melakukan rekruitmen di masyarakat.

"Tindakan mereka dilakukan untuk meyakinkan masyarakat, sehingga bisa melakukan perekrutan secara luas," ungkapnya.

Selain itu ditambahkan Kapolri, pihak kepolisian sejak tahun 2000 telah berhasil menanggulangi pelaku terorisme yakni sebanyak 563 teroris telah diajukan ke pengadilan, 44 tewas ditembak, dan 10 bunuh diri.

"Itu gambaran mereka-mereka yang sudah berhasil kita tangkap, diproses ke pengadilan, termasuk para pelaku bom bunuh diri," kata BHD

Menurut BHD, saat ini sedang berlangsung persidangan 66 teroris yang dibagi ke dalam 33 berkas perkara terorisme. Para terdakwa berasal dari hasil penggerebakan yang dilakukan Densus 88 Anti Teror di Aceh.

"Dan dalam waktu dekat akan disidangkan termasuk Abu Bakar Baasyir," kata BHD.

Dalam penjelasannya BHD juga menyampaikan bahwa dari 563 pelaku teroris yang diadili, sebanyak 471 terdakwa telah dijebloskan ke penjara. Namun, 245 di antaranya sudah bebas.

"Yang sudah bebas ini menjadi warning kita semua, sebab yang militan akan kembali bergabung dengan kelompok mereka," ungkap BHD. (Buletininfo.com/AK)

Komen Blog Ibnu Hasyim: Baca dan tafsirkan berita, bukan percaya terus, terutama apabila datang dari sumber yang tidak jelas kebenarannya

Lihat Sebelum ini...

No comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails