Wednesday, September 14, 2011

Pusat Beli-belah Terbesar Eropah Dibuka


LAKARAN artis ruang dalam pusat beli-belah Westfield Sratfort City, London.

LONDON - Ribuan orang berhimpun di pintu masuk pusat beli-belah Westfield Stratfort City semalam yang menempatkan 300 kedai, 70 bar dan restoran. Mereka menunggu untuk menjadi kumpulan pertama memasuki pusat tersebut.

Pusat itu merupakan yang terbesar di Eropah yang terletak di antara stesen bas dan tren bawah tanah Sratfort dengan Taman Olimpik di timur London. Pembukaan pusat itu menyediakan 18,000 peluang pekerjaan untuk komuniti di timur London.

Pusat itu dikendalikan oleh Kumpulan Westfield yang mempunyai 124 pusat beli-belah di Britain, Amerika Syarikat dan Australia. Seornag jurucakap pusat itu menyatakan bangunan pusat beli-belah tersebut menggunakan cahaya semula jadi dan penggunaan tenaga yang lebih efisen. - Agensi

Ambon: Peg/P'rintah & RMS Di Belakang Rusuhan.


FPI siapkan laskar jihad ke Ambon

JAKARTA: Front Pembela Islam (FPI) menemukan fakta adanya aparat kepolisian beragama Kristen yang turut membantai umat Islam dalam kerusuhan Ambon. Terkait hal tersebut FPI mendesak Kapolri memecat Kepala Brimob dan mengadili polisi yang terlibat dalam kerusuhan itu.

Menurut Sekjen FPI, KH Muhammad Shabri Lubis, aparat Kristen terlibat langsung dalam kerusuhan Ambon jilid II yang menewaskan umat Islam ini.

“Kita terus mengikuti perkembangan, memang kerusuhan ini sekarang meluas dan melibatkan aparat-aparat Kristen untuk ikut serta membantai umat Islam. Jadi aparat Kristen itu turun, itu temuan kita,” ujarnya Senin sore, (12/9/2011).

Selain itu, FPI juga mensinyalir ada permainan kelompok separatis Republik Maluku Selatan (RMS) di belakang tragedi Ambon berdarah itu.

“Iya ini RMS yang bermain,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi agar kerusuhan yang tak berimbang itu tidak meluas, FPI menuntut Kapolri agar menindak aparat kepolisian yang terlibat dalam pembantaian umat Islam dalam tragedi Ambon jilid II itu.

“Kita minta kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk segera mengirimkan Polisi Militernya agar melihat di situ aparat-aparat yang terlibat dan ikut serta membantai kaum muslimin,” desak Shabri. “Mereka harus diseret ke pengadilan atau mahkamah militer dan juga kepada HAM Internasional, itu yang kita akan tuntut,” tambahnya.

FPI sangat menyayangkan aparat yang tidak profesional dalam menjalankan tugas di Ambon dengan ikut membantai kaum Muslimin.

“Tidak boleh terjadi lagi adanya aparat yang diketahui berbuat seperti itu karena mereka itu digaji, dibayar oleh Negara bukan untuk membantai umat Islam apalagi untuk pengkhianatan karena mereka itu ingin mendirikan RMS,” kecamnya.

Untuk itu, FPI mendesak Kapolri agar turun langsung ke TKP di Ambon untuk melakukan sidak dan mengusut anak prajuritnya. FPI menengarai, keterlibatan aparat dalam kerusuhan di Ambon yang menewaskan umat Islam itu mudah terjadi karena komposisi aparat Brimog yang mayoritas beragama Kristen.

“Kita juga mempertanyakan apakah normal jumlah dan komposisi Brimob yang ada di Ambon ? Sebab di situ ada Brimob bisa berjumlah lebih dari 70 persen Nasrani. Ini masuk di akal apa tidak?” tukas Shabri.

“Ini jadi kesempatan mereka, bukannya melakukan penertiban malah melakukan pembantaian,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut FPI menuntut agar Kepala Komando Brimob dicopot, lalu komposisi anggota Brimob yang ditugaskan ke Maluku diperbaiki yang proporsional.

“Kita juga minta Kepala Komando Brimob di sana untuk diganti, dan juga jumlah komposisi anggota Brimob yang Muslim dan yang Nasrani bisa segera disesuaikan misalnya 50-50 jadi ada keadilan, jadi tidak didominasi kalau mereka memang betul-betul untuk menjaga NKRI. Tapi kalau Polisi ini memang dikuasai agen-agen Yahudi untuk melepas Indonesia melalui itu, urusan mereka,” ujar Shabri.

Menanggai hal tersebut Shabri mengatakan bahwa FPI akan menyiapkan laskar jihad ke Ambon bila diperlukan.

“Kita sudah memberikan maklumat kepada seluruh aktivis FPI di seluruh tanah air agar mempersiapkan diri untuk berangkat ke Ambon untuk membela kaum muslimin dan untuk mempertahankan NKRI dari RMS,” jelasnya.

Sambil menunggu perkembangan, untuk mematangkan rencana pengiriman laskar jihad ke Ambon, FPI bahkan telah mengeluarkan maklumat kepada seluruh anggota FPI agar melakukan persiapan membuka posko relawan kemanusiaan ke Ambon.

“Kita masih mengikuti perkembangan terus, kita sudah mengeluarkan maklumat kepada anggota FPI untuk bersiap-siap dan masing-masing akan membuka Posko nanti,” paparnya.

Untuk solidaritas sesama Muslim terhadap nasib umat Islam di Ambon, FPI mengimbau umat Islam agar bahu-membahu membantu perjuangan umat Islam Ambon mempertahankan diri dari kezaliman. FPI berharap agar umat Islam siap sedia menerima panggilan jihad bila diperlukan.

“Kepada umat Islam agar melakukan langkah-langkah yang objektif, kita persiapkan diri kita untuk membantu saudara-saudara kita di Maluku. Kemudian kita membantu mereka dengan cara apa saja yang bisa kita berikan. Kalau mereka yang mampu dan insya Allah kalau memang diperlukan untuk penerjunan para mujahidin kita berharap umat Islam siap untuk memenuhi panggilan itu,” jelas Shabri.

Selain itu, FPI mengimbau agar umat Islam membantu kebutuhan finansial, logistik dan medis terhadap kaum Muslimin Ambon yang rumah dan harta bendanya terbakar dalam kerusuhan.

Pertolongan yang tak kalah pentingnya, menurut Shabri, adalah perjuangan opini dan doa qunut Nazilah untuk menggelorakan semangat kaum muslimin dalam membela saudaranya yang tertindas.

“Langkah apa pun, cara apa pun, perhatian apa pun yang dilakukan untuk saudara kita semua bermanfaat dan tidak ada alasan bagi kita untuk tidak membantu karena mereka adalah saudara-saudara kita innamal mu’minuna ikhwah. Dengan cara apa pun bantu kaum muslimin maka itu semua adalah bagian daripada jihad. Maka mari seluruh umat Islam ikut andil dalam program jihad ini semampu apa yang bisa kita lakukan,” pungkasnya. (IH/voaI/arrahmah.com)

Lihat sebelum ini..

Libya: Mustafa Abdel Jalil & Islam Sederhana?


MUSTAFA ABDEL JALIL melambaikan tangan ke arah para penyokongnya di Dataran Syahid di Tripoli, Libya kelmarin.

TRIPOLI - Barisan kepimpinan baharu Libya berikrar untuk melaksanakan pemerintahan Islam sederhana di sebalik pejuang-pejuang mereka didakwa melakukan jenayah perang. Kenyataan tersebut dibuat ketika bekas pemimpin Libya, Muammar Gaddafi yang kini bersembunyi, bersumpah untuk terus berjuang sehingga memperoleh kemenangan.

Pemimpin sementara Libya, Mustafa Abdel Jalil disambut sebagai wira negara apabila beliau membuat ucapan umum di dataran utama di sini lewat kelmarin. Beribu-ribu orang meraikan kekalahan Gaddafi menjelang Hari Raya Aidilfitri lepas di Dataran Syahid.

Menurut Mustafa, Islam sederhana akan menjadi sumber perundangan utama dalam era selepas Gaddafi. "Kita tidak akan menerima sebarang ideologi pelampau baik yang berhaluan kiri atau kanan. Kita ialah orang Islam yang mengambil jalan Islam yang sederhana," katanya.

Sementara itu, dalam satu laporan terbaru yang disiarkan semalam, pertubuhan hak asasi manusia Amnesty International menuduh rejim Gaddafi melakukan jenayah kemanusiaan namun ia turut mendakwa Majlis Peralihan Kebangsaan (NTC) mungkin terbabit melakukan jenayah sama. NTC merupakan badan yang mewakili pemberontak yang berjuang menentang kepimpinan Gaddafi.

Dalam pada itu, Gaddafi dalam satu kenyataan yang disiarkan stesen televisyen Syria, Arrai Oruba, berikrar untuk mengalahkan mereka yang mendalangi rampasan kuasa sehingga menyebabkannya tersingkir.

"Libya tidak boleh dikembalikan kepada golongan kolonial sekali lagi," kata Gaddafi.

"Kami akan terus berjuang sehingga rampasan kuasa ini dikalahkan," tambahnya. - AFP

Komen Weblog Ibnu Hasyim: Persoalannya, 'Islam sederhana' bagaimana? Siapa pemimpin sementara Libya Mustafa Abdel Jalil yang disambut sebagai wira negara itu?

Ayman Al-Zawahri (Al-Qaeda) Puji Kebangkitan Arab



DUBAI - Pemimpin baharu Al-qaeda, Ayman Al-Zawahri (gambar) memberi sokongan ke atas kebangkitan rakyat yang berlaku di Asia Barat.

Menurutnya, penduduk Arab tidak lagi takut kepada Amerika Syarikat (AS), sepuluh tahun selepas negara itu menjadi sasaran serangan militan. Beliau membuat kenyataan itu menerusi satu rakaman video yang disiarkan di sebuah laman bagi meraikan ulang tahun serangan 11 September 2001 di AS.

Ayman merupakan seornag rakyat Mesir yang menjadi pemimpin baharu Al-Qaeda selepas Osama bin Laden mati dibunuh oleh komando AS di rumah persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan pada Mei lalu. - Agensi

Lihat sebelum ini..

Awas Jenama Ini, Restorran Ini, Ada DNA Babi.

PRODUK sos HP dan Tabasco Pepper yang didapati mengandungi DNA babi. SALAH sebuah restoran makanan yang disamak oleh JHEAINS selepas didapati menggunakan sos yang mengandungi DNA babi di Seremban.

SEREMBAN: Sebanyak 15 premis makanan termasuk restoran makanan segera popular dan berstatus halal di negeri ini serta beberapa negeri lain dikesan menggunakan sos serta beberapa bahan yang disahkan mengandungi asid deoksiribonukleik (DNA) babi.

Perkara tersebut terbongkar selepas pegawai dari Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Sembilan (JHEAINS) dan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) melakukan pemeriksaan mengejut di premis berkenaan pada bulan lalu. Hasil pemeriksaan tersebut mendapati, premis terbabit masih menggunakan produk HP Sauce dan Tabasco Pepper Sauce yang disahkan mengandungi DNA babi oleh Jakim.

Seorang jurucakap JHEAINS berkata, susulan itu semua premis makanan tersebut termasuk semua peralatan yang digunakan premis berkenaan terpaksa menjalani proses samak.

Katanya, premis berkenaan yang termasuk beberapa buah restoran, kedai kek dan restoran makanan segera telah disamak sebagai syarat untuk mereka memperoleh sijil halal.

“Kita melakukan pemeriksaan di premis-premis berkenaan selepas pihak Jakim mengesahkan bahawa dua sos berkenaan dan satu serbuk penaik jenama Puratos mengandungi DNA babi,” katanya di sini semalam.

Menurut jurucakap itu, ketika pemeriksaan, pemilik premis berkenaan mendakwa mereka tidak tahu bahawa produk yang digunakan oleh mereka mengandungi DNA babi. (IH/Kosmo)

Di Sini, Britian, Zaman Moden Pun Ada Hamba


SEBUAH penempatan gipsi di Greenacre, Britain yang diserbu polis kelmarin bagi membebaskan 24 orang yang dijadikan hamba.

LONDON, Britain: Polis Britain menyelamatkan 24 buruh paksa dengan memberkas empat lelaki dan seorang wanita dalam satu serbuan kelmarin, lapor sebuah akhbar semalam.

Sindiket perhambaan manusia itu terbongkar selepas pihak berkuasa menyerbu sebuah kem perkhemahan karavan di Greenacre di sini yang dihuni etnik gipsi iaitu kaum yang tidak tinggal tetap tetapi menggembara ke seluruh Eropah.

Sekitar 200 anggota polis yang menyerbu lokasi tersebut menemui 24 lelaki terbabit yang dikurung seperti haiwan dalam beberapa karavan kotor, kandang anjing yang penuh dengan najis dan kotak besar. Semua mangsa itu yang kepala mereka dibotakkan, diumpan ke lokasi tersebut dengan dijanjikan pekerjaan tetap dan masa depan yang lebih cerah.

Namun, selepas tiba di lokasi itu, mereka dikurung dan dipaksa melakukan pelbagai kerja berat termasuk membersihkan timbunan konkrit oleh pihak ketiga yang mengupah sindiket berkenaan. Sindiket tersebut mengenakan bayaran lebih murah berbanding mengupah kontraktor untuk melakukan kerja-kerja berat itu.

"Lelaki-lelaki di kem tersebut berada dalam keadaan daif dengan mereka dikurung di tempat yang kotor dan sempit," kata Ketua Inspektor, Sean O'Neil yang mengetuai serbuan itu.

Menurutnya, sesiapa yang ingkar atau cuba melawan akan dipukul dan dibiarkan kebuluran. Jelas pegawai polis berkenaan, seorang lelaki didapati dijadikan hamba zaman moden di tempat itu selama 15 tahun manakala seorang lagi ditemui dengan pakaiannya mengandungi najis anjing

Polis menyerbu lokasi tersebut selepas melakukan pemerhatian selama beberapa bulan berpandukan maklumat daripada beberapa buruh paksa yang berjaya melarikan diri.Ekoran penangkapan kelima-lima suspek berkenaan, polis percaya pihaknya telah dapat mematahkan kegiatan sindiket perhambaan manusia yang berasal dari Ireland. - Agensihamba.

Tuesday, September 13, 2011

Mengapa Artis Ini Bercoli Laser?


HALAMAN HIBURAN

JAKARTA: Selebriti kontroversi, Julia Perez yang gagal muncul dengan coli laser dalam perlawanan akhir pusingan kedua Piala Suzuki antara Indonesia dengan Malaysia beberapa bulan lalu, akhirnya menunaikan janjinya berbuat demikian ketika menyanyi di sebuah kafe kelmarin.

Akhbar hiburan Internet, Okezone melaporkan, Julia atau Jupe mengenakan pakaian seksi dengan coli yang mengeluarkan cahaya merah yang menyilaukan. Beberapa penonton meng- hulurkan wang kepada pelakon filem Hantu Jamu Gendong itu, tetapi Jupe enggan menerimanya sambil berkata:

“Saya datang ke sini bukan untuk mengutip wang anda, tetapi kehadiran saya ialah untuk menghiburkan anda.” -Okezone..

Komen Weblog Ibnu Hasyim: Begitulah kegilaan seorang artis Indonesia, dalam mencari publisiti yang tidak boleh menjadi panduan, apalagi kalau ianya artis wanita beragamaIslam.(IH)

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails