PEKAN BARU: Orang ramai di Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Indonesia
resah kerana terdapat 'warung remang-remang' dan pemiliknya menjual minuman
keras, dengan ditemani wanita berpakaian mini.
"Jika malam tiba, suara
muzik mulai terdengar di warung remang-remang di sepanjang jalan menuju
Terminal Bas Payung Sekaki," kata Husnil Jamdi (39) warga Kelurahan Air
Hitam Payung Sekaki dihubungi di Pekanbaru, Selasa (26/3). Demikian
dikutip antara.
Dia mengatakan, orang ramai sudah beberapa kali memprotes
tentang keberadaan warung tersebut kepada pegawai berkaitan kerana
sengaja menjual minuman keras. Bahkan ketika malam, pengunjung warung dapat mendengar muzik dan ditemani wanita berpakaian seronok, menjolok tidak sopan.
Orag ramai sudah pernah menyampaikan masalah tersebut ke petugas Satpol PP Kota
Pekanbaru, lalu warung tersebut ditertibkan dan sejumlah wanita tanpa
identiti diamankan. Pendapat serupa juga disampaikan Khairul
Hasibuan (38) warga Kelurahan Labuh Baru Barat, dan Ny Santy (32)
penduduk Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.
Namun belakangan ini sejumlah warung tersebut kembali dibuka terutama yang berdekatan dengan terminal bas Payung Sekaki. Kebanyakan pengunjung warung adalah pemandu lori sopir dan angkutan kota untuk santai setelah penat bekerja siang hari.
Sementara
itu, Kepala Satpol PP Pemkot Pekanbaru, Baharuddin mengatakan pihaknya
sering melakukan razia di warung remang-remang tersebut setelah adanya
laporan warga setempat. Dalam beberapa kali penertiban, katanya,
pihaknya mengamankan sejumlah wanita tanpa identiti dan menyerahkan ke
panti sosial untuk dibina. Upaya yang dilakukan petugas, katanya, sudah dianggap maksimal bahkan ada warung remang-remang yang pernah dirobohkan.
Komen Weblog Ibn Hasyim: Di Maaysia pun ada. Lihat di Jalan Bukit Bintang, Belakang Mati dan lain-lain. Itulah cabaran kepada perjuangan Islam di seluruh dunia. (IH)