Friday, December 03, 2010

Tegurlah Masyarakat -Jamil Khir Baharom

HALAMAN HIBURAN

KL, 3 Dis 10: PAS bersetuju dengan cadangan Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Jamil Khir Baharom supaya ilmuan agama berani menegur kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat apabila ada unsur-unsur penghinaan kepada Islam.

Namun, kata Ketua Penerangan PAS Puat, Idris Ahmad jangan hanya nasihat itu ditujukan kepada ulamak supaya menegur kesilapan orang yang tidak sealiran dengan kerajaan sahaja. Malahan, ujarnya teguran itu juga perlu ditujukan kepada pemimpin negara yang melakukan kemungkaran.

“Kemungkaran yang dilakukan oleh pemimpin lebih merbahaya jika tidak dicegah, berbanding dengan kemungkaran yang dilakukan oleh rakyat biasa kerana mereka difokus oleh media dan menjadi ikutan kepada rakyat,” ujarnya dalam kenyataan kepada Harakahdaily.

PAS juga, tambahnya mengharapkan supaya golongan agama dalam Umno berani dan tegas menegur segala bentuk kemungkaran yang semakin teruk kerana ia dinaungi oleh pemerintah.

Katanya, ketika kerajaan mencadangkan di dalam Program Tansformasi Ekonomi dengan memasukkan cadangan supaya hiburan kelab malam dibuka sampai pagi, rakyat tidak mendengar lagi teguran yang dibuat orang agama dalam Umno walaupun program itu akan memusnahkan jiwa manusia.

“PAS tidak tahulah kalau teguran itu dibuat dalam bahasa isyarat kerana kemungkinan kerajaan dan ulamak dalam Umno kurang upaya,” ujarnya sinis.

Tegasnya, teguran yang paling berkesan sekali ialah kepada pemimpin negara sebagaimana hadis Nabi s.a.w. yang bermaksud: Penghulu kepada orang yang mati syahid ialah Hamzah Abdul Mutalib dan lelaki yang bangun menyatakan kebenaran kepada pemimpin yang zalim, lalu dibunuh.

Menurutnya, rakyat tentu masih ingat ketika kabinet mengarahkan kepada Jabatan Kemajuan Islam (Jakim) untuk menyediakan garis panduan hiburan, kerajaan hanya membakulsampahkan sahaja. Sedangkan, ujarnya orang agama dalam Jakim ialah kakitangan kerajaan, bukan daripada ulamak PAS dan tidak ada mana-mana parti.

“Jika teguran Jakim pun kerajaan tidak mahu dengar apalah yang hendak diharapkan kepada perkara yang lain,” katanya.

Komen Weblog Ibnu Hasyim: Dakwah, dan teguran, itu juga tugas weblog.

Thursday, December 02, 2010

Indonesia: Yogyakarta, Hak Istimewa Atau Merdeka!

Empat Alternatif Tentukan Gubernur YogyakartaKraton Yogyakarta, ilustras

Sultan HB X, ilustrasi


KEMASKINI YOGYAKARTA, IH 2 DIS 10: Warga Yogyakarta nampaknya sedang marah pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, selaku Presiden Indonesia. Pangkal persoalannya, apalagi kalau bukan soal keistimewaan Propinsi itu.

Sejumlah elemen masyarakat dari Kawula Ngayogyakarta Hadiningrat pun sampai menuntut permintaan maaf Presiden SBY karena telah mengeluarkan pernyataan bahwa sistem monarki di Yogyakarta bertabrakan dengan konstitusi dan demokrasi. Pemerintah memang berniat memangkas keistimewaan Yogyakarta yang salah satunya menggusur peran Sultan Yogyakarta sebagai gubernur. Usulan amandemen UU yang mengatur DIY pun sudah dibuat pemerintah dan tinggal menunggu diajukan ke DPR.

Tidak hanya menuntut permintaan maaf, dalam aksinya di depan Gedung Agung itu, sejumlah peserta aksi menggunakan seragam tradisional prajurit Kraton. Demonstran yang lain, tampak membawa poster dengan beragam tulisan. Di antara bunyi poster itu, 'SBY Presiden Soyo Ora Cetho!' (SBY presiden yang semakin tidak jelas), 'Jogja Istimewa Atau Merdeka!!', dan 'Tidak Butuh Demokrasi Ala Kebo'. Selain itu, dibentangkan pula spanduk bertuliskan 'Selamat Datang di Wilayah Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat'.

Sementara tu, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, mengatakan ada empat alternatif untuk menentukan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia enggan menyebut satu per satu, namun empat alternatif itu akan memperhatikan keistimewaan, demokrasi, dan konstitusi.

"Ada beberapa alternatif. Empat alternatif,...Saya tidak bisa sebut. Biar besok (Kamis, 2/12) Presiden yang menjelaskan panjang lebar. Usulan Presiden ke DPR seperti apa, besok Presiden yang menjelaskan," kata Gamawan, Senin (1/12).

Presiden pada Kamis (2/12) dijadwalkan memberi pernyataan soal keistimewaan Yogyakarta. Gamawan mengatakan, RUU Keistimewaan Yogyakarta sudah beberapa kali dibahas pemerintah. "Pembahasan sudah beberapa kali, tapi besok mungkin pengambilan keputusan, kemudian Presiden akan menjelaskan kepada media," ujar Gamawan menegaskan.

Saat ini, Gawaman merasa publik hanya fokus terhadap posisi gubernur dalam RUU Keistimewaan Yogyakarta. "Orang hanya melihat soal itu, padahal yang dirancang dalam Undang-Undang itu ada tujuh keistimewaan Yogya. Salah satu yang belum disepakati cuma soal prosedur pemilihan kepala daerah," katanya.

Gamawan memastikan kesepakatan pada 1945 tentang keistimewaan Yogyakarta akan menjadi pertimbangan. Namun, Pasal 14 UUD 1945 juga akan diperhatikan. "Dalam pasal 14 itu ada pasal yang menyebutkan 'Gubernur, Bupati, Walikota, dipilih secara demokratis' apa artinya, ini jadi pertimbangan," katanya. (Sumber: Ibnu Hasyim/Budi Raharjo)

JAKARTA 3 DIS: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerahkan Penghargaan Ketahanan Pangan dan Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) kepada empat gubernur, yakni Gubernur DIY, Gubernur Sulawesi Tenggara, Gubernur Riau, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur. Sri Sultan Hamengkubuwono X menerima langsung penghargaan itu dari Presiden SBY.

Pemberian penghargaan ini dilangsungkan di Istana Negara, Jumat (3/12). Malam sebelumnya Kamis (2/12), Presiden juga bertemu dengan Sultan untuk menyerahkan tanda jasa Satya Lencana Pembangunan bidang pendidikan dalam peringatan puncak Hari Guru Nasional 2010 di Tenis Indoor Senayan.

Sejak Presiden SBY memberikan penjelasan langsung tentang keistimewaan Yogyakarta, belum dijadwalkan pertemuan antara Presiden dengan Sultan secara resmi. Keduanya hanya bertemu dalam acara-acara seremonial. Acara pemberian P2BN ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian untuk memotivasi stakeholder dalam membangun ketahanan pangan. (Rebpublika)

Kit Siang Boleh Jadi TPM. Siapa Pengkhianat? -Nik Aziz


KL 2 NOV 10: Mursyidul Am PAS, Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat mengingatkan rakyat di negara ini, khususnya orang Melayu supaya tidak melupakan sejarah tanah air dan mengenali siapa pengkhianat bangsa dan agama sebenarnya.

“Hari ini, isu perlantikan timbalan perdana menteri ini diolah sekali lagi oleh media milik Umno dengan begitu hebat. Lalu dijemputlah segala pemimpin-pemimpin Umno segenap lapisan untuk memberikan ulasan.

“Seolah-olah Umno satu-satunya parti yang mempertahankan Melayu, seolah-olah bangsa Melayu ini hanya akan berdaulat melalui keris tumpul Umno dan seolah-olah rebah Umno bererti rebahlah Melayu. Hanyir dan busuk sekali dakwaan-dakwaan sampah yang disebar luas ke dalam minda masyarakat pada hari ini,” katanya dalam satu kenyataan akhbar.

Umno serah kerusi Ketua Menteri

Nik Aziz mengulas laporan media yang membidas kenyataan ketua pembangkang bahawa jawatan timbalan perdana menteri diserahkan kepada bukan Melayu jika Pakatan Rakyat berkuasa pada pilihan raya umum ke-13 menjejaskan konsep ketuanan Melayu di negara ini.

“Lupakah kita bahawa Umno pernah menyerahkan kerusi ketua menteri Pulau Pinang kepada Gerakan sekalipun Umno yang mempunyai majoriti di Dewan Undangan Negeri? Di waktu itu, ke mana perginya ketuanan Melayu? Tersorok di dalam songkok tinggi Umno? Ketika itu, ke mana perginya professor-profesor bertaraf cendikiawan yang sibuk mengulas isu ketuanan Melayu pada hari ini?

“Peliknya apabila Tun Dr Mahathir (Mohammed) sendiri menggesa supaya dilupakan asal usul keturunan demi menjayakan 1Malaysia, tidak pula didesak untuk diusir keluar negara? Bukankah melupakan asal usul keturunan ertinya melupakan Ketuanan Melayu?” soalnya.

Menurut Menteri Besar Kelantan itu, isu perlantikan pemimpin veteran DAP Lim Kit Siang selaku timbalan perdana menteri sebenarnya dimanipulasikan oleh media milik Umno untuk kepentingan politik mereka.

“Sukalah untuk saya menyatakan bahawa Pakatan Rakyat tidak pernah membuat apa-apa keputusan dan tidak pernah mengadakan apa-apa perbincangan tentang hal ini.

Salah lapor budaya media Umno

“Syak saya teramat kuat bahawa permainan media telah digunakan dengan amat dahsyat di dalam memanipulasi kenyataan Datuk Seri Anwar Ibrahim. Apa yang peliknya dengan budaya media milik Umno?” soalnya.

Nik Aziz berkata salah lapor dan salah dengar adalah satu budaya di kalangan petugas media milik Umno.

“'Islam plastik' yang pernah saya tuturkan satu ketika dahulu pun pernah dilaporkan sebagai 'Islam Palestin'. Menurut mursyidul am PAS itu lagi, pendiriannya dari dahulu hingga sekarang tidak pernah berubah bahawa bangsa tidak mempunyai sebarang nilai di dalam Islam.

“Melayu, Cina atau India tidak pernah mempunyai sebarang nilai tambah di sisi Allah SWT melainkan dengan taqwa. Seorang yang berbangsa Cina tetapi bertaqwa kepada Allah SWT jauh lebih mulia dari seorang yang berbangsa Melayu tetapi hidup dengan rasuah, menindas, mengkhianat dan sebagainya.

Songkok tiga jengkal

“Sekalipun songkok setinggi tiga jengkal di kepala, tanpa taqwa kepada Allah SWT, ia tidak mempunyai sebarang nilai,” katanya.

Menurut Nik Aziz yang penting ialah dasar dan jika dasar Islam, sesiapapun boleh menjadi pemimpin. “Di Kelantan saya pernah mengeluarkan kenyataan berkali-kali bahawa menteri besar Kelantan boleh terdiri daripada seorang yang berbangsa Cina dengan syarat merupakan seorang muslim yang soleh.

“YB Lim Kit Siang atau sesiapapun boleh menjadi Timbalan Perdana Menteri bahkan Perdana Menteri sekalipun tidak mempunyai apa-apa halangan, syaratnya merupakan seorang Muslim yang soleh. Seorang Muslim yang soleh sekalipun bukan Melayu jauh lebih bermanfaat untuk negara ini dari seorang Melayu yang korup!” katanya mengakhir kenyataan akhbar berkenaan.
(Malaysiakini/AK)

Wednesday, December 01, 2010

UMNO Tanguh Pemilihan, PRU 13 Tergempar?


KL, 1 Dis 10: Langkah Umno menangguhkan pemilihan parti selama 18 bulan tidak harus dianggap sebagai isyarat muktamad bahawa pilihan raya umum ke-13 akan diadakan dalam waktu terdekat, kata penganalisis dan pemerhati politik.

Penganalisis politik Dr Ong Kian Ming ketika dihubungi The Malaysian Insider berkata, ia bukan petanda bahawa pilihan raya umum akan diadakan awal tahun depan sebagaimana diramalkan kebanyakan pihak.

“Apa yang jelas pilihan raya umum akan diadakan diadakan dalam 18 bulan ini dan keputusan Umno adalah petanda jelas minta jentera Umno bersedia untuk menghadapi pilihan raya umum... itu saja, ia kita boleh anggap sebagai prosedur operasi standard (SOP) di pihak Umno,” kata beliau.

Bagaimanapun negara akan menyaksikan pilihan raya negeri Sarawak tahun depan memandangkan mandat semasa akan berakhir Julai 2011. Mandat kerajaan persekutuan hanya akan berakhir Mei 2013.

“Ada ruang kecil pada bulan Januari untuk memanggil pilihan raya Sarawak dan jika tidak ia akan diadakan selepas sambutan Tahun Baru Cina,” kata beliau.

Bagaimanapun pagi tadi, Timbalan Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin berkata, keputusan Umno menangguhkan pemilihan parti yang dijadual tahun depan bukannya petanda pilihan raya umum ke-13 akan diadakan tahun depan seperti yang diramal sesetengah pihak.

Sementara sebelum itu, Ketua Umum Pakatan Rakyat Datuk Seri Anwar Ibrahim meramalkan Datuk Seri Najib Razak akan memanggil pilihan raya umum tergempar sekitar Mac depan ekoran keputusan Umno menangguhkan pemilihan parti yang sepatutnya diadakan tahun depan.

Ketua Umum Pakatan Rakyat ini berkata, beliau sebenarnya telah menjangkakan pilihan raya umum lebih awal ekoran perkembangan sejak kebelakangan ini. Pilihan raya umum terakhi diadakan Mac 2008 dan mandat ini hanya akan berakhir Mei 2013.

“Saya telah meramalkan pilihan raya umum awal. Tetapi penangguhan menunjukkan Umno hanya bagus untuk menyerang PKR,” kata Anwar (gambar) kepada pemberita di bangunan Parlimen hari ini.

Anwar juga mendakwa Umno tidak pernah berani mengadakan pemilihan parti kerana tidak cukup kuat untuk berhadapan dengan perwakilan mereka. Umno sepatutnya mengadakan pemilihan pertama tahun depan selepas pindaan perlembagaan tahun lalu. (AK)

Kesihatan Abu Bakar Ba'asyir Terus Memburuk


Kesehatan Abu Bakar Ba'asyir Memburuk
Abu Bakar Ba'asyir

JAKARTA 1 DIS 10: Kesehatan ustadz Abu Bakar Ba'ayir terus menurun selama berada di dalam sel tahanan Mabes Polri. Mata dan kaki sebelah kiri Ustadz Ba'asyir diserang penyakit.

Asisten Pribadi Ba'asyir, Hasyim, menjelaskan kondisi kesehatan Ba'asyir memang memburuk. Khususnya di bagian mata kiri dan kaki sebelah kiri. Namun, tuturnya, dokter belum memvonis Ba'asyir mengalami buta.
"Kalau diperiksa dokter Mabes Polri Jumat kemarin itu, kataraknya tebal di mata sebelah kiri tapi urat-uratnya normal," ungkap Hasyim di Mabes Polri, Rabu (1/30).

Menurutnya, dokter menyarankan agar Ba'asyir segera menjalankan operasi agar tidak bertambah parah. Lebih lanjut, Hasyim menyampaikan, rumah sakit yang disepakati oleh keluarga dan Polri untuk tempat operasi adalah Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

Namun, tuturnya, karena dokter mata yang ditunjuk sedang melakukan ibadah haji, maka operasi ditunda sampai yang bersangkutan pulang ke Tanah Air. "Dokternya pulang tanggal 6 (Desember). Mungkin tanggal 8," jelasnya.

Di saat kesehatannya memburuk, Polri sudah melimpahkan berkas acara pemeriksaan tersangka tindak pidana terorisme ini ke kejaksaan. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Iskandar Hasan, menjelaskan saat ini Polri sedang menunggu penetapan dari kejaksaan.

"Penahanan Ba'asyir sampai 13 Desember. Tapi berkas sudah dilimpahkan ke penuntut umum (kejaksaan)," ujar Iskandar saat jumpa pers di Ruang Rapat Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/12).

Menurut Iskandar, batas masa penahanan seseorang di kepolisian sampai empat bulan sebelum berkasnya ditetapkan P21 (lengkap) oleh kejaksaan. Jika sudah ditetapkan, ungkapnya, maka Ba'asyir akan menjadi tahanan kejaksaan dengan masa penahanan maksimal dua bulan.

Terkait dengan memburuknya kondisi kesehatan Ba'asyir, Iskandar mengatakan dokter dari Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap Ba'asyir. Ia pun menyatakan siap memperhatikan kesehatan Ba'asyir.

Ba'asyir ditangkap polisi pada awal Agustus lalu di daerah Banjar, Jawa Barat saat pulang dari aktivitas dakwah. Ba'asyir dijerat dengan pasal berlapis dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Pasal yang disangkakan antara lain pasal 14 junto pasal 7, pasal 9, pasal 11 dan atau pasal 15 junto pasal 7 dan pasal 9, pasal 11 dan atau pasal 13 huruf (a) atau ( b) atau huruf (c) Undang-undang nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (Republika)

Asap Bromo Boleh Butakan Mata

Asap Bromo Bisa Butakan Mata?
Gunung Bromo mengeluarkan asap membutakan mata.

PROBOLINGGO 1DIS 10: Kepulan asap Gunung Bromo Indonesia yang berwarna coklat kemerah-merahan dinilai Ketua Tim Tanggap Darurat Bromo, Gede Suantika berbahaya bagi kesehatan. Sebab, kepulan asap dari gunung yang kini jadi pusat perhatian banyak kalangan itu justru mengandung zat yang bisa membutakan mata.

Menurut Gede Suantika ada dua zat membahayakan kesehatan manusia yang terkandung dalam kepulan asap Bromo itu. Kedua zat berbahaya itu adalah abu dan gas belerang serta silikat, bahan yang berfungsi untuk bahan membuat kaca.

‘’Kalau abu dan gas belerang itu bisa membuat sesak, dan jika berlebihan bisa mematikan. Sedangkan zat silikat itu kalau berlebihan juga bisa membutakan mata,’’ kata Gede Suantika, di Posko Takis Tanggap Darurat Bromo, Cemorolawang, Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Rabu (1/12).

Makanya, Gede Suantika yang juga Kepala Bidang Pengamatan Gempa Bumi dan Gerakan Tanah dari PVMBG Bandung ini mengimbau masyarakat sekitar Bromo tidak hanya sekedar memakai masker. Namun, juga pakai pelindung mata. Sehingga, saat didera dan dihujani asap vulkanik dari Bromo tidak membahayakan kesehatannya.

Kendati kandungannya dinilai membahayakan, aktivitas Bromo itu dikatakan pejabat dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) ini ada kecendrungan mengalami penurunan. Secara visual ditunjukkan dengan ketinggian kepulan asap Bromo yang sore hari sudah cenderung menurun.

Tekanan ketinggian asap asap itu pada pagi sampai siang hari berkisar 200-300 meter. Namun, pada sore hari sudah menurun antara 150-200 meter. Kepulan asap tersebut mengikuti arah angin ke kawasan utara.

Penurunan aktivitas Bromo itu juga ditunjukkan peristiwa kegempaan yang terjadi di dalam kawah. Berdasarkan data yang terekam lewat sismograf hasil pantauan di Pos Pengamatan Cemorolawang, aktivitas Bromo sejak pukul 06:00-12:00 WIB telah trjadi gempa vulkanik dangkal sembilan kali selama 12-30 detik. Amplitudonya 10-14 mili meter. Sedangkan gempa tremor terjadi terus-menerus dengan amplitudo 2-5 milimeter.

Sementara itu editor Weblog Ibnu Hasyim, Dr Hj Mohd Hasyim sedang melawat pergununngan berhampiran, Gunung Kelud yang pernah meletus, kini melahirkan anak pula, semasa dihubungi beberapa hari lalu. Ianya dijadikan kawasan perlancongan sekarang. (AK)

Lihat di belakang 2 sahabat Ibnu Hasyim (Zul & pemandu jalan) anak gunung berapi Kelud yang baru muncul beberapa bulan lalu.. Sebelumnya ianya merupakan kawah berair selepas meletus. Begitulah diceritan.

Bawah: dari kiri, Ibnu Hasyim, Hj Ramli, Zul & rakan tempatan.


Buru Cicak Gergasi.. Bersama PAS & Orang Banjar

Ibnu Hasyim (kanan), Hj Ramli Pembekal (tengah) dan Sdr Zulkifli (kiri). Mereka bertemu di Surabaya. Mengapa dengan 'PASTI PAS' gambar di Indonesia ini? Lihat catatan seterusnya.

Zulkifli (depan) bersama Ibnu Hasyim di sebuah perdesaan Pandaan Surabaya.

KAMI bertemu di Surabaya. Saya dan dua kawan. Alhamdulillah, lama tak jumpa, kini baru jumpa. Seorang, orang lama berumur kira-kira 70an, masih gagah sesuai dengan umurnya. Namanya Haji Ramli bin Pembekal.

"Pembekal. Mengapa nama Pembekal?" Saya tanya sahabat yang seorang lagi. Namanya Zulkifli, umur 40 tahun lebih. Isterinya orang Surabaya.

"Oh. Engkau belum tahu. Itu dalam bahasa Banjar." Kata Zukifli. "Saya pernah bersama Haji Ramli ke sebuah kampung di Banjarmasin, beberapa tahun lalu. Bila dapat tahu sahaja beliau anak Pembekal, orang-orang kampung itu datang mengerumuni dan menyambut kehadirn kami dengan mesra. Mengapa? Rupanya ada rahsia di sebaliknya..."

Rahsianya..

Pada masa zaman jajahan Belanda dulu, suatu hari hujan lebat di kampung itu. Pihak berkuasa Belanda datang meninjau rakyat yang kebanjiran. Tiada orang membantu membersihkan saloran air. Dia dapat tahu orang-orang kampung berkumpul di masjid, sedang mendengar kuliah, termasuk pengulunya yang bernama Pembekal. Kerajaan Belanda mengarahkan Pembekal kumpulkan orang kampung, buat pembersihan segera. Ini perentah!

"Kuliah agama lebih pentng, tidak boleh dihentikan!" Jawab Pembekal dengan tegas dan berini.

Tindakan beliau disokong oleh orang-orang kampung, yang menganggapkan sebagai pahlawan menentang penjajah. Hal ini menyebabkan beliau diburu, dan akhirnya terpaka berhijrah ke Malaysia. Beliau datang ke Selangor membuka perkambungan baru di Tanjung Karang. Yang bersama-sama kami inilah anak pahlawan tersebut. Ramli bin Pembekal namanya. Pembekal adalah bahasa Banjar.

Menurut Hj Ramli, Orang Banjar dalam sejarah Malaysia terkenal menyokong perjuangan Islam. Contohnya, Ustaz Ahmad Azam, bekas ketua Persatuan Banjar Perak yang menyokong penubuhan PAS peringkat awalan. Beliau menjadi Pesuruhjaya PAS Pulau Pinang yang pertama, selepas penubuhan PAS. Kerana waktu itu pantai timur Semenanjung masih tidak kuat PAS.

Pilihan raya umum pertama sebelum merdeka 1955 di Tanah Melayu, PAS dapat 1 kerusi memenangkan calon parlimennya Tuan Haji Ahmad Tuan Husin orang Banjar dan 1 DUN Perak, calonnya Ahmad Kamar. Kerana itu maka beliau ditugaskan menjadi Pesuruhjaya pertama PAS bagi negera Terengganu.

Di bawah pentadbirannya, dalam pilihan raya umum pertama selepas merdeka 1959 Terengganu ditawan PAS bersama-sama Kelantan. Dikatakasn, beliau selayaknya menjadi Menteri Besar Terengganu waktu itu. Ramai lagi orang-orang Banjar menyertai PAS terutamanya d kawsan Tuan Hj Ahmad Tuan Husin, Parit Buntar dan lain-lain. Umpasmanya Hj Hasan Adli Panglima Jihad PAS, Hj Hasan Shukri Timbalan Presiden PAS, Hj Ahmad Awang bekas Ketua Persatuan Ulama Malaysia dan Naib Presiden PAS, dan ramai lagi.

"Kalau Pembekal itu dianggap sebagai cicak yang diburu Belanda waktu itu, maka beliau saya anggap sebagai 'cicak gergasi.." Kata saudara Zulkifli kepada saya.

'Mengapa kau ambil contoh cicak?" Saya tanya.

"Kerana aku datang ke sini dari Tanjung Karang Malaysia untuk memburu dan menangkap cicak gergasi atau 'tokek' (
Gekko gecko) untuk jualan." Katanya, nampak bersungguh-sungguh. "Kau nak ikut?" Dia mempelawa saya.

Zul yang ku kenal adalah anak keturunan Jambi kelahiran Malaysia, ayahnya juga seorang peneroka awal di Tanjung Karang bersama-sama ayah Ramli, Pembekal. Saya kenal dia semasa beliau bersama Ketua Pemuda PAS Tanjung Karang Cik Gu Rasdi beberapa tahun lalu, termasuk Hj Ramli sebagai aktivis di belakangnya. Itu sebabnya mereka berdua tidak boleh tengok perkataan 'PAS', walau pun berada di luar Malaysai. Itu sebabnya juga mereka mengajak saya bergambar dengan 'Pasti PAS'' seperti gambar di atas. Walaupun gambar itu hanya iklan jualan petrol di Indonesia, tiada kena mengena dengan PAS, parti politik di Malaysia.

"Kau nak ikut?" Dia tanya lagi.

"Pas! Pasti pas!!"

Ibnu Hasyim Catatan Perjalanan
alamat e-mail: ibnuhasyim@gmail.com
1 Dis, 2010
Jogja/Surabaya

Catatan perjalanan ebelum ini...

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails