Friday, July 27, 2012

Ramadhan: Hati Mana Yang Tidak Sebak...



 KEMASKINI/RALAT
Dr Wan Ahmad Razwan,
Assalamualaikum wrwbt.

Saya merujuk "Mufti Saudi Ini Menangis Teresak-esak..."

Saya sudah meneliti rakaman video tersebut dan cerita yg dilaporkan orang ramai dalam alam maya itu didapati hanya untuk menyedapkan sebaran. Tokoh panel dalam video tersebut bukanlah Mufti Arab Saudi, tetapi seorang pendakwah yg bernama Syeikh Abd Aziz Fawzan. Beliau menangis apabila mengulas tentang kejahilan seorang "liberalist" wanita yg bernama Hessa Asy- Syeikh yg menulis dalam akaun twitternya dengan menyamakan lagu Muhammad Abdu (penyanyi Arab Saudi) seperti Kalam ALLAH.

Memberi bantuan kepada rakyat Somalia adalah suatu tuntutan agama, tetapi bukan bermakna kita boleh sewenang-wenang menyandarkan sesuatu berita secara palsu. Inilah bentuk perekaan "hadith" palsu zaman moden !!

Di bawah ini link video yg dimaksudkan -
http://www.youtube.com/watch?v=gn21WMX6aUE

Berita ini...


"ADAKAH puasa saya diterima jika saya tidak bersahur dan berbuka puasa (Iftor)?" Tanya  seorang rakyat Somalia kepada Mufti Saudi dalam siaran langsung di sebuah program tv.

Jawapan mufti itu hanya menangis teresak-esak. Jiwanya tersentak dengan penderitaan yang dialami oleh rakyat Somalia sehinggakan ada yang tiada makanan untuk bersahur dan berbuka puasa

Hati Mukmin mana yang tidak sebak dan tersentuh. Sedangkan sebahagian orang Islam sedang bermewah-mewah dan berlazat-lazat dengan pelbagai juadah, di sana sini. Tidak sempurna iman seseorang itu kalau ia tidur dengan kekenyangan, sedang jirannya dalam kelaparan. Tidak sempurna iman, bukan main-main?

Padankah ulamak dan pemerintah hanya menangis sahaja?


Lihat penderitaan rakyat Somalia...










(IH)

Kelompok Jihad Cirebon -5 Thn Penjara.


  *foto : Merdeka.com

JAKARTA : Akhi Yadi Supriadi yang menjadi terdakwa kasus bom di Masjid Ad-Dzikra Mapolres Cirebon divonis 5 tahun penjara. Dia dinilai terbukti melakukan tindak pidana terkait terorisme.

"Mengadili menyatakan terdakwa Yadi Supriadi secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana terorisme. Menjatuhkan hukuman selama 5 tahun penjara dikurangi masa tahanan," ujar Ketua Majelis Hakim Haswandi, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jl Letjen S Parman, Kamis (26/7) seperti dirilis detik.com.

Hal yang memberatkan karena tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan terorisme. "Meresahkan masyarakat. Tidak mengakui terus terang. Tidak menyesali perbuatannya," tambah Haswandi.

Sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa sebelumnya belum pernah dihukum. Yadi terbukti melanggar pasal 15 juncto pasal 9 perpu 1 tahun 2002 UU 15 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme.

Terkait vonis ini, pemimpin kelompok Ashabul Kahfi, tempat pelatihan pembuatan bom ini akan pikir-pikir dulu untuk melakukan langkah selanjutnya. "Kami akan pikir-pikir dulu," kata Yadi.

Selain itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Bambang Suharijadi juga memutuskan untuk pikir-pikir terkait vonis ini. Majelis hakim memberikan waktu satu minggu.

Selain pasal 15 jo pasal 9, Yadi didakwa dengan pasal 15 juncto pasal 7, pasal 13 huruf b dan pasal 13 huruf C Undang-undang nomor Prp 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Majelis hakim menilai pasal 15 jo pasal 9 yang cocok untuk kasus ini.
Akh Yadi tampak menggunakan gamis putih serta baju tahanan berwarna oranye, serta menggunakan peci putih. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan JPU selama 7 tahun.

Sementara itu, instruktur bom 'istisyhadi' lainnya, Akh Nanang Irawan alias Nang Ndut, juga dijatuhi vonis lima tahun penjara. Vonis itu dibacakan oleh Hakim Ketua, Rifandaru E.S.
Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Iwan Setiawan menuntut vonis tujuh tahun penjara atas perbuatannya. Vonis ini dua tahun lebih ringan dari tuntutan awal. Nanang Irawan alias Nang Ndut, divonis 5 tahun penjara. Vonis itu lebih ringan 2 tahun dari tuntuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang 7 tahun.

"Nanang Irawan telah secara meyakinkan melakukan tindak pidana dengan membuat dan mempergunakan bahan peledak dengan maksud tindak pidana terorisme. Telah terbukti secara sah melawan hukum dan menjatuhkan vonis pidana dengan penjara 5 tahun. Dan membebankan biaya perkara Rp 5 ribu," jelas ketua majelis hakim, Rifandaru, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jakarta, Kamis (26/7/2012).

Terdakwa dianggap melanggar pasal 15 juncto pasal 9 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme atas penyalahgunaan bahan peledak. Hal yang memberatkan terdakwa karena melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat dan menghambat pemerintah memerangi terorisme. Hal yang meringankan terdakwa karena terdakwa menyesali perbuatannya, masih muda, memiliki tanggungan anak kecil dan berada dalam pengaruh emosional kejiwaan.

Ketua majelis hakim Rifandaru lantas menanyakan tanggapan terdakwa atas vonis ini.
"Menerima yang mulia," kata Nang Ndut.

Lain halnya dengan tanggapan yang diutarakan JPU yang diketuai Suroyo. "Kami pikir-pikir yang mulia," ucapnya.

Setelah berunding beberapa saat dengan penasehat hukum, Asludin Hatjani, Nanang yang menghadapi vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Sebelumnya, pengacara Asludin mengatakan  memang ada beberapa hal yang dapat dibenarkan dalam tuduhan jaksa. Seperti keterlibatan dalam kelompok yang disebut itu.

"Tetapi, apakah itu termasuk ke dalam tindak pidana teroris?" tanya pengacara yang juga mendampingi Umar Patek ini seperti dikutip tribunnews.

Akhi Nang Ndut ditahan karena penyidik Densus 88 mengklaim memiliki cukup bukti keterlibatan keduanya dalam bomdi Cirebon. Ia dikenai pasal 15 juncto pasal 7, pasal 9, dan pasal 13 UU No 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Nang Ndut adalah pembuat dan juga orang yang meletakkan bom di Klaten, Solo. ( arrahmah.com)

Rangka Bot Firaun Ditemui Di Abu Rawash




SEORANG pekerja mengukur lebar rangka sebuah bot Firaun.
UNGKAP RAHSIA YANG MAHA AGUNG

KAHERAH - Rangka sebuah bot kayu yang digunakan pada zaman firaun dan berusia 5,000 tahun ditemui di kawasan arkeologi Abu Rawash, barat Kaherah oleh beberapa ahli arkeologi Perancis.

Panjang bot solar itu ialah 6 meter (m) panjang dan 1.5m lebar. Pendedahan penemuan itu dibuat oleh Kementerian Antikuiti Mesir kelmarin. Pada kebiasaannya, bot itu ditanam dekat mumia firaun kerana ia dipercayai mampu membawanya kepada tuhan di syurga. - AGENSI

Komen Weblog Ibnu Hasyim: Bahan bukti sejarah firaun, semuanya mengungkap kebesaran dan kehebatan Pencipta Yang Maha Agung. Allahu Akbar.

Lihat sebelum ini..
E-Buku IH-22: Ungkap Rahsia Yang Maha Agung

E-Buku IH-22: Ungkap Rahsia Yang Maha Agung

Artis Sertai Usrah Pertingkat Ilmu -Yatt Hamzah




 
HALAMAN HIBURAN
KOTA BHARU: Program usrah yang diadakan di kalangan artis bermula tahun lalu bertujuan untuk meningkatkan tahap keimanan khususnya yang telah berhijrah.
Artis Hayati Hamzah atau Yatt Hamzah (gambar) ketika dihubungi memberitahu, walaupun mereka telah berhijrah khususnya artis wanita dengan menutup aurat, namun kelas-kelas agama dan usrah perlu dihadiri untuk mempertingkatkan ilmu dan iman masing-masing.

Menurutnya, andainya dahulu hanya lima orang sahaja artis yang sudi menghadiri kelas usrah, bagaimanapun kini telah meningkat lebih 30 orang pada satu-satu masa.

“Antaranya yang bersama kami Enot, Irma Hashime dan lain-lain lagi,” ujarnya ketika dihubungi sebentar tadi.

Beliau bagaimanapun memberitahu, kelas usrah sepanjang Ramadhan ini terpaksa ditiadakan memandangkan para ustaz yang mengendalikan program itu kesuntukan masa.

“Kelas usrah kami diadakan pada waktu malam, bayangkanlah andainya waktu malam usrah diadakan, pukul berapa ianya harus bermula memandangkan solat sunat terawih juga siap agak lewat.

“Ustaz yang membimbing kami juga ada di antara mereka memenuhi jemputan sebagai pengkuliah di luar Kuala Lumpur,” ujarnya.

Yatt Hamzah yang juga seorang pelakon pernah diundang oleh kerajaan Kelantan untuk memenuhi program Bicara Selebriti ke-5 sempena Hari Hiburan Islam (Hai) 12 Julai lalu. Selain Yatt, blogger Saifulislam.com, Ustaz Hasrizal Abdul Jamil, artis Indonesia, Kholidi Masadil Alam dan Ana Rafali dijemput sebagai panel menjayakan program itu.

Untuk itu, katanya anggota usrah berkenaan menunaikan solat sunat terawih di beberapa tempat yang sesuai khususnya di tempat yang berhampiran kediaman masing-masing.

“Tapi kalau Yatt, Yatt lebih selesa di Masjid Wilayah, kat sini imam dari Mekah dan Madinah menjadi imam solat,” ujarnya.

Bersesuaian dengan bulan Ramadhan yang penuh dengan keberkatan ini, beliau akan mengambil kesempatan sebaik mungkin untuk ke arah yang lebih baik, khususnya sentiasa istiqamah dengan penghijrahan itu. Antara mereka yang memainkan peranan penting sebagai naqib pada program usrah sekali seminggu itu,  Ustaz Rusdi Ramli, Ustaz Azhar Idrus, Ustaz Ghazali Ibrahim dan lain-lain.(Hrkh)

Ramadhan & Prinsip Hidup

CATATAN SANTAI IBNU HASYIM
KULIAH URA (UNIVERSITI RAMADHAN AL-MUBARAK) 
TAHUN lepas saya mula sambut puasa di luar negara. Al-hamdulillah tahun ini mungkin saya dapat menghabiskan puasa dan bertarawih di Selangor. Saya ingin kalau dapat menyambut puasa di Kelantan. Lain kali, insya Allah.


Sejak awal bertarawih lagi, saya ikuti jadi makmum di sebuah surau di Ulu Klang. Program Ramadhan di situ agak menarik. Sembahyang Tarawih diadakan di situ 8 rakaat, jika ada selingan tazkirah Ramadhan. Jika tidak, dibuat 20 rakaat.  Sepanjang hingga semalam, baru sekali tidak ada tazkirah. 


Lepas solat Isyak pula, sebelum memulakan tarawih ada bacaan tahlil arwah, atas permintaan orang ramai untuk kaum keluarga mereka yang meninggal. Disebut juga nama-nama yang meninggal itu semasa akan bertahlil.


Saya tertarik dengan tazkirah di surau itu sebelum semalam. Pentazkirahnya ustaz dari Terengganu. Antaranya beliau menyebutkan 'Madrasah Ramadhan', yakni dalam sepanjang Ramadhan, kita seolah-olah berada di dalam sebuah madrasah pendidikan, yang membawa kita ke arah mengaut ilmu Islam sepenuhnya. Al-hamdulillah.


Antaranya beliau mengatakan, "... ada tiga komponen yang amat menentukan kejayaan sebuah pendidikan. Iaitu...
  • kemasukan (input),  
  • proses  dan  
  • keluaran  (out-put). 
Jika salah satu unsur dari ketiganya kurang ideal, maka mustahil melahirkan keluaran yang dapat diharapkan. Kerana itu, bagi seorang Muslim, iman perlu menjadi kemasukan penting agar dapat melahirkan sikap dan keperibadian yang baik." Begitulah kira-kira yang saya faham dari tazkirahnya.


Rupanya bila saya teliti balik, perkara ini sudah tercatat dalam buku “Manhajut Tarbiyah Al-Islamiyyah Nadhariyyah wa Tathbiqan” oleh Muhammad Qutub., seorang ulama dari tanah Arab.


Dalam buku itu, Muhammad Qutub menambah, bahawa Iman adalah sumber energi jiwa yang sentiasa memberi kekuatan. Tidak akan habis-habis untuk bergerak, memberi, menyemai kebaikan, kebenaran dan keindahan dalam taman kehidupan.. Atau bergerak mencegah kejahatan, kebatilan dan kerusakan di permukaan bumi. 


Iman juga merupakan gelora yang mengalirkan inspirasi kepada akal fikiran, kelak melahirkan bashirah (mata hati), yakni sebuah pandangan yang dilandasi oleh kesempurnaan ilmu dan keutuhan keyakinan. Iman juga sebuah cahaya yang menerangi dan melapangkan jiwa kita .. Yang kelak melahirkan taqwa, sikap mental tawadhu (rendah hati), wara’ (membatasi konsumsi dari yang halal), qana’ah (puas terhadap kurnia Allah), yaqin (kepercayaan yang penuh atas kehidupan abadi).


Iman adalah bekal yang menjalar di seluruh bahagian tubuh kita, hingga lahirlah harakah (gerakan); sebuah gerakan yang terpimpin untuk memenangkan kebenaran atas kebatilan, keadilan atas kezaliman, kekuatan jiwa atas kelemahan. Iman mententeramkan perasaan, mempertajam emosi, menguatkan tekat dan menggerakkan raga.

Intinya, iman mengubah individu menjadi baik. Ia mampu mengubah yang kaya menjadi dermawan, dan miskin menjadi ‘iffah (menjaga kehormatan dan harga diri). Ia juga dapat membuat yang berkuasa menjadi adil, dan yang kuat menjadi penyayang, yang pintar menjadi re
ndah hati, dan yang bodoh menjadi pembelajar. Itulah iman.


Hidup Berprinsip..  Bagaimana?

Orang mukmin adalah sosok manusia yang memiliki prinsip hidup yang dipegangnya dengan erat. Ia berkerjasama dengan siapapun dalam kebaikan dan ketakwaan. Jika lingkungan sosialnya mengajak kepada kemungkaran, ia mengambil jalan sendiri. 
  • “Janganlah ada di antara kamu menjadi orang yang tidak mempunyai pendirian, ia berkata: Saya ikut bersama-sama orang, kalau orang-orang berbuat baik, saya juga berbuat baik, dan kalau orang-orang berbuat jahat sayapun berbuat jahat. Akan tetapi teguhkanlah pendirianmu. Apabila orang-orang berbuat kebajikan, hendaklah engkau juga berbuat kebajikan, dan kalau mereka melakukan kejahatan, hendaknya engkau menjauhi perbuatan jahat itu.” (Riwayat at-Turmudzi).

Orang mukmin yang sejati mempunyai harga diri, tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang hina. Apabila ia terpaksa melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak layak, perbuatannya itu ia sembunyikan dan tidak dipertontonkan di hadapan orang banyak. Ia masih memiliki rasa malu jika aibnya diketahui, apalagi ditiru  orang ramai.

Seorang mukmin yang baik, ia berani menegakkan kebenaran sekalipun rasanya pahit. Untuk memenuhi perintah Allah, tidak untuk memperoleh maksud duniawi yang rendah dan untuk tujuan jangka pendek dan kenikmatan sesaat. Jika ia membiarkan kebatilan mendominasi kehidupan, maka imannya seolah terjangkiti virus kelemahan. 



Seorang mukmin teguh pendirianya, bagaikan batu karang di tengah lautan. Tegar dari amukan badai dan hempasan gelombang serta pasang surut lautan. Kekuatan jiwa seorang Muslim, terletak pada kuat dan tidaknya keyakinan yang dipeganginya. Jika akidahnya teguh, kuat pula jiwanya. Tetapi jika akidahnya lemah, lemah pula jiwanya. Ia tinggi kerana menghubungkan dirinya kepada Allah Yang Maha Agung dan Maha Tinggi.

Orang beriman dalam beramal dan mengabdi hanya mengharapkan ridha Allah semata. Ia merupakan manusia yang menakjubkan. Kerana ia dianggap sebagai inti (jauhar) dari unsur-unsur yang ada di alam semesta. Tidak peduli julukan, stigma atau sebutan negatif oleh pihak lain. Iman akan selalu memberikan ketegaran, keteguhan jiwa kepada pemiliknya, sekalipun berhadapan dengan kezaliman raja, bahkan melawannya.

  •  "sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti yang nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; Maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia Ini saja.” (QS. Thaha (20) : 72).

Imanlah memberikan ketenangan jiwa Nabi Musa AS. ketika dihadapkan dengan kenyataan pahit. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa:



  • "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul. Musa menjawab, “Sungguh tidak akan tersusul, sesungguhnya Tuhanku bersamaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah bagaikan gunung yang besar.” (QS. 26 : 61-63).

Iman jualah yang menjadikan Nabiyullah Muhammad Saw tertidur dengan pulas di saat bersembunyi di sebuah gua, dalam perjalanan hijrah ke Madinah. Padahal waktu itu nyawanya sedang terancam.

  • “Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Makkah) mengeluarkannya (dari Makkah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” (QS.at Taubah [9]: 40).

Kerananya, kedudukan, kekayaan, kepandaian yang tidak ditemani oleh iman. Ia hanya akan membuat pemburunya kecewa. Seolah disangka air dapat membasahi rengkong yang kering sebab haus. Padahal setelah dekat, rupanya hanya fatamorgana.
 
  • “Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya .” (QS. An-Nuur [24]: 39).
Itulah antara tazkirah dari Kuliah Universiti Ramadhan A-Mubarak (URA) yang hampir sama matlamatnya dengan 'Madrasah Ramadhan' seperti yang disebutkan di atas. Kali ini kita tekankan, bagaimana perlunya hidup berprinsip, bukan macam kerajaan Malaysia yang tidak jelas prinsip Islamnya..


Wallahu ta'ala a'lam.......


Catatan Santai Ibnu Hasyim
alamat: ibnuhasyim@gmail.com
 
26 Julai  2012
 KL

Catatan Santai sebelum ini..

 Juga tela'ah..
E-Buku IH-58: 'Universiti Ramadzan' Al-Mubarak.

E-Buku IH-58: 'Universiti Ramadzan' Al-Mubarak. 

Thursday, July 26, 2012

Gambar Ni, M'sia Masih Kekal 1/2 Bogel? Tak Malu!

SERIUS...Wendy menjalani latihan di kolam utama Pusat Akuatik London, semalam.
SERIUS...Wendy menjalani latihan di kolam utama Pusat Akuatik London, semalam.
SUKAN
SKUAD terjun yang selamat tiba di London, kelmarin, semakin teruja untuk menaikkan nama Malaysia di Olimpik namun mengaku berasa sedikit gementar. Masakan tidak, skuad terjun disasarkan untuk membawa pulang sekurang-kurangnya dua pingat Olimpik tanpa mengira warnanya.

Tumpuan kini terarah kepada ratu terjun negara, Pandalela Rinong dan Bryan Nickson Lomas yang diharap mampu melakar kejutan di London.

“Teruja dan gementar bercampur baur tapi kami optimis dapat melakukan yang terbaik.

“Berbekal persediaan rapi sejak awal tahun, tidak mustahil kami mampu menyumbang pingat buat Malaysia cuma tidak pasti apa warnanya.

“Sama seperti rakan seangkatan lain, kami ke London dengan strategi berbeza untuk merealisasikan sasaran negara. “Saya mempunyai cara tersendiri dengan lebih meletakkan tumpuan pada acara terjun seirama,” kata Bryan.


Selain Bryan dan Pandelela, atlet terjun lain iaitu Leong Mun Yee, Yeoh Ken Nee, Huang Qiang, Traisy Vivien Tukiet, Cheong Jun Hoong dan Wendy Ng Yan Yee juga tidak kurang hebatnya. Ken Nee juga tampil dengan misi tersendiri apatah lagi temasya Olimpik menjadi medan terakhir buatnya sebelum mengundur diri.

Komen Weblg Ibnu Hasyim: Malaysia negara umat Islam, meletakkan 'Islam agama bagi Persekutuan', tak malukah kepada dunia, sudah lebih setengah abad merdeka, atletnya tiada identiti sendiri? Tiada berminat wanitanya berpakaian menutup aurat. Bapak borek, mesti anaknya rintik! (IH)

L/Raya Rakyat: Lagi, Sumbangan Dari A/Maahad..



KOTA BHARU: Lagi sumbangan untuk pembinaan Lebuh Raya Rakyat diterima oleh kerajaan negeri, kali ini dari alumni Sekolah Maahad Muhammadi Lelaki sesi 1991-1996 (Ex-MML 9196).

Sumbangan sebanyak RM1,300 disampaikan oleh penasihat persatuan itu, Mohd Ami Zul Fazli kepada Tuan Guru Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat, di pejabat menteri besar semalam. Turut hadir bersama, wakil persatuan pelajar itu pelajar Wan Abdul Hafiz, Abdul Rashid Yah dan Mohd Shahruddin.

Ami Zul ketika ditemui memberitahu sumbangan berkenaan diberikan oleh ahli-ahli Ex-MML di Kuala Lumpur. “Kami menyediakan tabung khas bagi membolehkan ahli-ahli kami menunaikan tanggungjawab mereka untuk menderma,”ujarnya.

Katanya, Ex-MML merasakan tanggungjawabnya untuk turut menyumbang pembinaan lebuh raya itu sebagaimana orang lain. “Kami berdoa, khususnya pada bulan Ramadan ini, kerajaan negeri dapat menyiapkan lebuhraya yang memang diimpikan oleh anak Kelantan di perantauan mengikut jadual yang ditetapkan,”ujarnya. (Hrkh)

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails