Wednesday, October 07, 2009

Takziah, Tragedi 30 Sept Gempa Sumatera.




Oleh IRSYADI, S.Ag.MAg (WASEK PTA PADANG)

PADA hari rabu tanggal 30 September 2009 tim PTWP mepersiapkan diri dalam rangka pelepasan keberangkatan Tim PTWP Pengadilan Tinggi Agama Padang ke Palembang. Dalam acara pelepasan yang dilaksanakan di halaman Gedung Pengadilan Tinggi Agama Padang pada pukul 16.30 WIB. Acara tersebut dibuka sekaligus pelepasan langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang dan diakhir acara tersebut ditutup dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Drs. H. Zuarlis Saleh .SH. MA. (Ketua Pengadilan Agama Lubuk Sikaping) pada pukul 17.00 WIB.

Setelah mobil rombongan Tim PTWP diberangkatkan, pada pukul 17.16 terjadi gempa tektonik berskala 7,9 SR. Pada saat akan terjadi gempa Saya (Wakil Sekretaris PTA Padang) dan Mukhlis, SH (Kasubag Keuangan PTA Padang) masih berada didalam kantor dalam rangka menyelesaikan TOR dan RAB untuk dibawa ke Jakarta untuk pembahasan Pagu Indikatif yang diperkirakan pembahasan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2009, dengan terjadinya gempa yang begitu dahsyat kami lari keluar dalam kondisi yang tidak stabil sebab gempa yang terjadi hentakannya berbentuk herizontal, ini terlihat saat proses gedung akan runtuk bukannya bergoyang akan tetapi gedung tergoncang ke atas terlebih dahulu baru roboh.

Dalam kondisi seperti itu saya masih berpikir untuk menyelamatkan mobil jabatan Ketua (Altis) yang berada dalam garase yang berada dibawah mes tempat petugas penjaga malam Kantor Pengadilan Tinggi Agama Padang, dengan tampa berpikir panjang mobil saya keluarkan dalam rentuhan batu-batu yang masih berjatuhan, kemudian mobil soluna dan kijang kapsul sedangkan mobil yang lain tidak dapat diselamatkan lagi oleh karena gedung begitu cepat runtuhnya. Kondisi kantor pasca Gempa mengakibatkan :

1.Gedung PTA Padang
Kondisi Gedung Kantor Pengadilan Tinggi Agama Padang dalam kondisi rusak total sebagian Gedung hancur total dan sebagian masih tampah agak berdiri akan tetapi seluruh kontruksinya sudah hancur dan patah dan telah condong kearah belakang serta sedikit demi sedikit mulai runtuh oleh karena gempa dengan kekuatan kecil terus menerus terjadi dan belum berhenti.

2.Mobiler dan intrumen lainya. Kondisi mobiler dan alat-alat pendukung lainnya hampir 80 porsen hancur, termasuk computer, laptop, ginset dan lain sebagainya.

3.Kenderaan dinas. Kenderaan Dinas yang rusak akibat gempa
1.1Mobil Carry dengan Nomor polisi BA 2132 JJ, hancur total karena terhimpit oleh runtuhan gedung
1.2Mobil Altis dalam kondisi rusak, lampu depan pecah dan bodi belakang rusak berat akibat tertimpa reruntuhan batu-batu pecahan lantai atas.

4.Rumah Dinas Ketua PTA Padang Rusak Berat;

5. Kenderaan Pegawai
1.1.Mobil Panther atas nama IRSYADI,S.Ag.MAg (Wasek PTA Padang) hancur total dihimpit reruntuhan gedung, karena diwaktu itu saudara Irsyadi, S,Ag. MAg sedang bekerja lembur dalam rangka menyelesaikan RKA-KL untuk persiapan Pagu difinitif di Jakarta yang diperkirakan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2009.
1.2.Mobil Kijang atas nama Drs. Wildon Joni (Panitera Muda Banding PTA Padang) hancur total akibat terhimpit reruntuhan Gedung kantor.
1.3.Mobil Carry milik An. YUSKAL, SH (Panitera Pengganti PTA Padang) hancur total terhimpit reruntuhan Gedung kantor
1.4.Motor Honda Beat milik an. MUKHLIS, SH (Kasubag Keuangan PTA Padang) rusak waktu diruntuhan gedung yang sudah doyong akibat gempa, karena diwaktu itu saudara Mukhlis, SH Juga sedang lembur dengan saudara Irsyadi, S,Ag. MAg dalam rangka menyelesaikan RKA-KL untuk persiapan Pagu difinitif yang diperkirakan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2009 di Jakarta.

6.Lapangan Tenis
Lapangan Tenis PTA Padang dalam kondisi rusak parah seluruh pagar lapangan roboh dan sebagian lapangan retak-retak.

Keamanan Kantor.

Walaupun kontak dengan pimpinan dan pejabat lainnya serta staf terputus, akan tetapi dengan inisiatif seluruh elemen termasuk Bapak Ketua PTA Padang dan Wakil Ketua PTA Padang membatalkan keberangkatannya ke Palembang dan langsung memberikan intruksi tanggap darurat kepada seluruh pegawai dan pemain untuk melakukan tindakan cepat dan seperlunya, untuk melakukan Pengawasan dan keamanan terhadap gedung dan barang yang ada didalamnya. walaupun kontak terputus ke Jakarta dengan alternarif-alternatif berita bisa sampai ke Jakarta dan juga pihak-pihak terkait

Kondisi Kantor Pengadilan Agama di wilayah Sumatera Sumatera Barat untuk sementara waktu tidak bisa dipantau dan diketahui kondisinya karena untuk sementara waktu kontak dengan daerah terputus total. Kecuali Pengadilan Agama Padang Kls 1A dalam kondisi tidak layak huni.
Pada hari hari Kamis tanggal 1 Oktober 2009 saya menjemput tim Mahkamah Agung atas perintah pimpinan, dari bandara saya langsung membawa Tim ketempat lokasi kejadian pada pukul 21.00 WIB.

Dan tampa ada istirahat saya membawa Tim Mahkamah Agung RI sampai kedaerah- daerah untuk melihat secara riil Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Peradilan Militer dan TUN. Dari Pantauan Tim Mahkamah Agung RI, Pengadilan Tinggi Agama Padang dalam kondisi hancur/rusak berat, Pengadilan Tinggi Padang rusak bagian belakang, Dilmil hancur total/rusak berat, Pengadilan Agama Padang Kelas 1A tidak layak huni, Pengadilan Negeri Padang panjang tidak layak huni yang lainnya rata-rata retak sedangkan untuk daerah Painan dan Sijunjung tidak bisa dipantau akibat macet dan jalan putus akibat lonsor, dengan cuplikan gambar sebagai berikut.

Bliog Ibnu Hasyim: Takzsiah dari Blog Ibnu Hasyim, tindakan lanjut akan menyusulk. insya Allah!

Angkutan Awam Iran, Ikut Cara Islam.

Iran: Gambar atas dalam bas. Dibelakang ada sekatan khas untuk wanita. Gambar bawah dalam LRT, ada ruang khas untuk wanita. Pemerintahnya mengambil kira bataspbatas halal-haram dan percampuran bebas. Bolhkah dilaksanakan di Malaysia?


Catatan Perjalanan Ibnu Hasyim Di Iran siri 1

SEMASA di Tehran, saya naik keretapi bawah tanah gerabak wanita diasingkan dari lelaki, kecuali yang bersama keluarga. Begitu juga bas-bas awan, tempat wanita di belakang, walaupun di sana hampir semuanya sudah berpakaian menutup aurat, bercadur. Teksi-teksi pun ada yang dikhaskan untuk wanita sahaja. Sila lihat klip vedeo ini..

19,097 views

14,723 views



Walaupun sumber klip vedeo ini dari sumber bukan Islam, namun bila dilihat kesungguhan republik Islam itu merealisasikan perlaksanaan cara hidup Islam dinegaranya dengan mewujudkan elternatif, amat mengagumkan saya. Contohnya teksi wanita, bas dan lain-lain. Ya., kita lihat seterusnya pula..

Catatan Perjalanan Ibnu Hasyim.
e-mail Ibnu Hasyim: ibnuhasyim@gmail.com

Sila lihat Catatan Perjalanan di Iran..


Lihat seterusnya..
1. Muslimah Bertudung, Wanita Pertama Pemandu Teksi New Delhi.
2. KL/Sel Perlu Adakan Teksi, Bas & Cabin LRT Untuk Wanita.

Selepas Iran Ibnu Hasyim Ke Sri Lanka Pula..

GAMBAR-GAMBAR DI IRAN
Kampung tempat kami pernah bermalam, di kawasan Ayatullah Teleghani

Dalam rumah di kampung itu.. Sedang berdiang.

Siangnya kami mendaki gunung.. berburu?

Menyusuri Laut Caspian

Berjumpa kumpulan-kumpulan unta di sepanjang perjalanan..

Kami terdesak, terpaksa bermalam di sebuah kampung terpencil keturunan penyembah-penyembah api di Persepolis. Gambar: Dia yang di tengah-tengah itu mempelawi kami bermalam di rumahnya.

Bertemu kumpulan yang membeli patung hiasan bersejarah..

Patung-patung begini terlalu banyak di bandar-bandar di Iran.

by ASYOK KUMAR

SESIAPA yang ada apa-apa maklumat mengenai Orang Melayu Islam Sri Lanka, jika berminat sila beri info kepada blog ini, kerana pada Awal November (3 minggu lagi) editornya Ibnu Hasyim akan mengadakan lawatan demi berkongsi pengalaman dan maklumat bersama di sana. Demikian katanya selepas ditemui pagi ini. Beliau baru pulang dari Tehran Iran.

Menurutnya, "Saya dan kawan-kawan yang ke Iran terpaksa batalkan rancangan melawat Turkmenistan, Uzbekistan, Kyrgyzstan dan Tajikistan, kerana beberapa sebab yang tidak dapat dielakkan. Kami mengambil masa 2 minggu di Iran berpusing hampir seluruh Iran. Dari Tehran ke Qom, Esfahan, Shiraz, Kerman, Mashhad, menyusuri Laut Caspian hingga ke Tehran semula. Kami menziarahi kampung-kampung terpencil keturunan penyembah-penyembah api di Persepolis, Kampung di Teleghan utara Tehran yang bersalji dan merentasi ribuan kolometer padang pasir bertemu dengan kumpulan-kumpulan ternakan unta, kambing dan lain-lain."

Ditanya mengapa masih belum ada Catatan Perjalanan Ke Iran dalam blog itu, katanya "Ada masalah sikit.. Lepas ini akan menyusul.. Insya Allah."

Berbalik kepada lawatan kepada orang Melayu Sri Lanka, ada beberapa pelawat blog ini yang bertanyakan untuk turut serta. Kita mengalu-alukan untuk sama-sama kongsi pengalaman dengan Dr Hj Mohd Hasyim yang juga Presiden Grup Universiti Ulu klang. (AK)

Sila lihat Catatan Perjalanan di Iran..

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails